Berkat lancarnya pasokan dan cukupnya stok untuk memenuhi permintaan harga beras masih tetap stabil hingga dan kini mudah-mudahan tetap bertahan sampai Lebaran Idul Adha nanti.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga beras di pasar-pasar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertahan stabil karena stok cukup dan pasokan dari daerah sentra lancar.

"Berkat lancarnya pasokan dan cukupnya stok untuk memenuhi permintaan harga beras masih tetap stabil hingga dan kini mudah-mudahan tetap bertahan sampai Lebaran Idul Adha nanti," kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi, Senin.

Ia mengatakan, terjaganya kestabilan harga juga karena permintaan yang cenderung normal. Hingga kini harga beras masih berdasarkan mekanisme pasar.

Harga beras merek RM dan 118/AAA masih bertahan masing-masing Rp12.000 per kilogram, sementara merek TR juga bertahan Rp11.875 per kilogram.

"Biasanya setiap menjelang hari besar keagamaan harga bahan pokok seperti beras memang mengalami kenaikan karena tingginya permintaan, namun kenaikan itu tidak signifikan," ujarnya.

Ia berharap pedagang dapat meningkatkan pasokan agar persediaan beras tetap terjaga sehingga dapat menghindari gejolak harga dan kerawanan pangan.

"Beras merupakan makan pokok sehari-hari yang sangat dibutuhkan warga, maka itu penting menjaga ketersediaannya jangan sampai terjadi kelangkaan terhadap bahan pokok tersebut,"  ujarnya. 


Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026