Memang kuota asuransi nelayan di Kabupaten Bangka Barat hanya sebanyak 2.500 orang, namun kami ingin seluruh nelayan mendapatkan bantuan tersebut agar mereka semakin produktif.
Muntok (Antara Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengajukan sebanyak 3.250 nelayan untuk dilindungi asuransi jiwa.

"Memang kuota asuransi nelayan di Kabupaten Bangka Barat hanya sebanyak 2.500 orang, namun kami ingin seluruh nelayan mendapatkan bantuan tersebut agar mereka semakin produktif," kata Kepala Bidang Penangkapan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Yopie Mardianta di Muntok, Selasa.

Ia mengatakan perlindungan berupa asuransi nelayan merupakan salah satu program unggulan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk melindungi nelayan saat bekerja.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan kuota 12.000 nelayan yang terdapat di seluruh tujuh kabupaten/kota, dan Bangka Barat mendapatkan kuota 2.500 orang.

Namun, ujarnya, kuota tersebut tidak sesuai dengan jumlah nelayan yang ada di Bangka Barat yang jumlahnya lebih dari 3.250 orang yang benar-benar berporfesi sebagai nelayan dan yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu nelayan.

"Kami tetap akan ajukan sebanyak 3.250 nama, kalau bisa DKP Provinsi Babel menyetujuinya sehingga seluruh nelayan akan mendapatkan perlindungan tersebut," kata dia.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan seluruh kepala desa dan lurah untuk melakukan verifikasi data di lapangan calon penerima perlindungan tersebut.

Apabila disetujuia, kata dia, mulai Januari 2017 para nelayan akan mulai mendapatkan jaminan tersebut dan seluruh premi bulanan sekitar Rp60.000 per bulan akan dibayar KKP selama setahun.

"Baru pada tahun berikutnya para penerima perlindungan membayar sendiri premi tersebut, kami berharap tidak memberatkan karena asuransi ini cukup bermanfaat bagi nelayan," kata dia.

Ia berharap, bantuan perlindungan yang baru pertama dilaksanakan tersebut bisa berjalan dengan baik dan para nelayan semakin termotivasi untuk melaut dan mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak.

"Kami berharap mereka semakin produktif sehingga upaya meningkatkan produksi sekitar 20 persen per tahun bisa tercapai," kata dia.


Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026