Berkat lancarnya pasokan dan cukupnya stok untuk memenuhi permintaan harga beras masih tetap stabil hingga kini dan mudah-mudahan tetap bertahan untuk selanjutnya.Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga beras di pasar-pasar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih bertahan stabil menjelang Lebaran Idul Adha 2016 karena stok cukup dan pasokan dari daerah sentra lancar.
"Berkat lancarnya pasokan dan cukupnya stok untuk memenuhi permintaan harga beras masih tetap stabil hingga kini dan mudah-mudahan tetap bertahan untuk selanjutnya," kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi, Jumat.
Ia mengatakan, terjaganya kestabilan harga juga karena permintaan yang masih cenderung normal. Hingga kini harga beras masih berdasarkan mekanisme pasar.
Harga beras merek RM dan 118/AAA masih bertahan masing-masing Rp12.000 per kilogram, sementara merek TR juga bertahan Rp11.875 per kilogram.
"Stok ditambah dari pasokan luar daerah untuk memenuhi permintaan dan menjaga kestabilan harga, dan pedagang masih mengandalkan pasokan dari daerah sentra," ujarnya.
Ia berharap pedagang terus meningkatkan pasokan agar persediaan beras tetap terjaga sehingga dapat menghindari gejolak harga dan kerawanan pangan.
"Beras merupakan makan pokok sehari-hari yang sangat dibutuhkan warga, maka itu penting menjaga ketersediaannya jangan sampai terjadi kelangkaan terhadap bahan pokok tersebut," ujarnya.
Menurut dia warga agar tidak perlu khawatir terhadap kelangkaan barang atau pelonjakan harga menjelang Lebaran Idul Adha, pihaknya juga akan terus memantau dan mengawasi persediaan bahan pokok itu.
"Selama stok masih tersedia maka warga tidak perlu cemas akan kenaikan harga beras. Kami harap pedagang tidak mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya dengan memanfaatkan moment lebaran," ujarnya.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.