Pangkalpinang (Antara Babel) - Warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga Minggu sore memadati pasar tradisional untuk berbelanja keperluan menyambut Idul Adha 1437 Hijriyah.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional dan pasar induk Pangkalpinang umumnya kaum ibu-ibu masih banyak membeli kebutuhan untuk menyambut Lebaran Idul Adha.

Salah seorang ibu rumah tangga, Ratih (41) mengatakan, pembelian untuk menyambut Lebaran tidak dalam jumlah besar, namun seperti hari biasa karena stok kebutuhan pokok di rumahnya cukup.

"Saya pikir belanja sore hari di pasar sudah mulai sepi ternyata masih tetap ramai oleh pembeli," ujarnya.

Ia mengakui membeli daging sapi secukupnya karena harganya yang cukup tinggi yaitu Rp122.500 per kilogram dan bumbu masak lainnya seperti bawang, cabai dan lainnya.

"Harga daging memang cenderung mahal setiap menjelang lebaran mungkin karena banyak pembelinya sehingga berdampak terhadap tingginya harga daging," ujarnya.

Menurut dia, setiap menjelang hari besar keagamaan warga selalu memadati pasar tradisional di daerah itu.

"Besok pasar pasti sepi karena toko-toko pada tutup untuk merayakan Lebaran makanya kebutuhan disiapkan dari sekarang," ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya, Netri (32) mengatakan, pergi ke pasar untuk membeli bahan baku pembuat kue, seperti telur, tepung, soda dan lainnya.

"Sudah menjadi kebiasaan kami untuk menyambut lebaran selalu membuat kue sebagai hidangan untuk tamu  yang datang ke rumah," ujarnya.

Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026