Saat ini pedagang ikan kesulitan mendapatkan pasokan ikan karena nelayan masih merayakan Iduladha 1437 Hijriah.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok ikan segar di sejumlah pasar tradisional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbatas karena nelayan belum melaut pasca-Lebaran Haji 2016.

"Saat ini pedagang ikan kesulitan mendapatkan pasokan ikan karena nelayan masih merayakan Iduladha 1437 Hijriah," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Provinsi Kepulauan Babel Marhoto di Pangkalpinang, Selasa.

Berdasarkan pantauannya di sejumlah pasar tradisional dan Tempat Pelelangan Ikan di Kota Pangkalpinang, stok ikan terbatas sehingga harga ikan melambung tinggi.

"Sebagian pedagang belum membuka usahanya karena belum mendapatkan pasokan ikan dari nelayan," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini harga ikan kembung naik Rp40 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp20 ribu/kg; harga ikan tenggiri naik Rp65 ribu/kg dari Rp25 ribu/kg; dan harga ikan asin naik menjadi Rp60 ribu/kg dari Rp45 ribu/kg.

"Permintaan ikan masih cukup tinggi karena ikan merupakan menu utama masyarakat di daerah kepulauan ini," ujarnya.

Menurut dia, harga ikan ini akan mengalami penurunan apabila nelayan melaut kembali dan membawa hasil tangkapan ikan yang banyak.

"Kami berharap nelayan tradisional beraktivitas kembali mencari ikan di laut agar stok dan harga ikan di pasar normal kembali," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026