Saat ini harga cabai merah kriting turun menjadi Rp35.000 dari harga sebelumnya Rp45.000 per kilogram, karena stok cukup.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok cabai merah di sejumlah gudang distributor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 23 ton dan harga turun Rp10.000 per kilogram.

"Saat ini harga cabai merah kriting turun menjadi Rp35.000 dari harga sebelumnya Rp45.000 per kilogram, karena stok cukup," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menjelaskan sebanyak 23 ton cabai kriting tersebar di gudang distributor H.Awi 10 ton, Suwandi 8 ton dan Suhadi 5 ton.

"Saat ini pasokan cabai merah dari daerah sentra produksi di Pulau Jawa dan Sumatera meningkat dan lancar, sehingga berdampak langsung terhadap harga komoditas tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan pasokan cabai kriting ini belum mempengaruhi harga cabai rawit merah bertahan tinggi Rp65.000 dan rawit hijau Rp30.000 per kilogram.

"Untuk memenuhi kebutuhan cabai rawit masyarakat, pedagang masih mengandalkan pasokan dari petani lokal yang masih kurang memadai," ujarnya.

Menurut dia harga cabai merah diperkirakan akan terus mengalami penurunan hingga ketingkat normal, karena pasokan lancar dan permintaan masyarakat yang berkurang.

"Saat ini daya beli masyarakat melesu, karena mereka tidak bisa menyadap karet, memetik dan menjemur lada putih selama musim hujan," ujarnya.

Ia berharap distributor untuk terus meningkatkan pasokan, guna mengantisipasi kondisi cuaca di laut yang mengganggu pelayaran kapal barang.

"Jika pasokan tersendat, maka dipastikan harga cabai akan naik tinggi, karena kebutuhan cabai masyarakat yang tinggi," ujarnya. 


Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026