Diperkirakan kebutuhan daging ayam masyarakat dalam menyambut 1 Muharram 1438 Hijriyah mencapai 30 ton.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan pasokan puluhan ton daging ayam untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang peringatan Tahun Baru Hijriyah.

"Diperkirakan kebutuhan daging ayam masyarakat dalam menyambut 1 Muharram 1438 Hijriyah mencapai 30 ton," kata Asisten Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Bangka Selatan, Herman usai Rapat Koordinasi TPID di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menjelaskan permintaan daging akan mengalami peningkatan signifikan pada H-1 Tahun Baru Hijriyah karena masyarakat akan menggelar berbagai tradisi seperti ruwahan dan nganggung untuk memeriahkan hari besar itu.

"Masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam lebih meriah dan semarak dibanding peringatan hari besar keagamaan Islam lainnya," ujarnya.

Ia mengatakan permintaan daging ayam akan mencapai 100 kilogram per rumah, dimana hampir seluruh masyarakat desa di Bangka Selatan merayakan Tahun Baru Islam dengan menyediakan berbagai makanan untuk menyambut tamu yang bersilaturahim pada peringatan hari besar keagamaan itu.    
    
Ia menambahkan, untuk memenuhi konsumsi daging ayam masyarakat, pemerintah kabupaten masih mengandalkan pasokan dari Pulau Sumatera.

"Saat ini hasil perternakan petani lokal belum mampu memenuhi permintaan daging ayam masyarakat yang cukup tinggi," ujarnya.

Menurut dia permintaan daging ayam dan kebutuhan lainnya pada momen hari besar keagamaan ini akan berdampak langsung terhadap kenaikan harga yang tinggi.

"Saat ini harga daging ayam masih bertahan Rp38.000 per kilogram dan diperkirakan pada H-1 Tahun Baru Islam akan mencapai Rp60.000 per kilogram," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026