Meskipun jumlah penyuluh sedikit, tetapi kami terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia petani mengelola lahan pertaniannya.
Toboali (Antara Babel) - Badan Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BPKP) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengoptimalkan tiga program jitu, guna meningkatkan produksi pangan petani di daerah itu.

"Meskipun jumlah penyuluh sedikit, tetapi kami terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia petani mengelola lahan pertaniannya," kata Kepala BPKP Bangka Selatan, Muhson di Toboali, Selasa.

Ia menjelaskan tiga program kerja yang dioptimalkan itu yaitu mengenalkan teknologi rubah pola tanam petani, kedua menyampaikan ke petani agar mengatur jarak tanam serta dan terakhir meminta masyarakat untuk fokus bertani selain menambang dan usaha lain.

"Jadi pendampingan ke petani itu terus dilakukan dengan jadwal yang telah ditetapkan," katanya.

Ia mengatakan dalam meningkatkan produksi pangan khususnya beras, pihaknya juga menganjurkan petani memakai varitas unggulan agar hasil produksi sawah meningkat.

"Penyuluh juga memberikan penyuluhan mengenai pestisida yang tepat dalam membasmi hama," katanya.

Menurut dia satu orang penyuluh mendampingi sebanyak 16 kelompok tani dengan jadwal yang telah ditentukan jadi tidak ada yang tidak dikunjungi.

"Sesuai dengan program kerja itu semua latihan dan kunjungan sudah dijadwalkan, namun bila ada kebutuhan mendesak dan maka dipastikan penyuluh hadir pada kegiatan itu," ujarnya.

Ia berharap petani segera menanam padi pada lahan yang baru di cetak karena musim tanam sudah tiba dan lahan sudah siap untuk ditanam.

"Memang untuk menanam padi pada lahan yang sudah dicetak bukan urusan penyuluh, namun sayang kalau lahan yang sudah siap tapi petani belum menanam," katanya.


Pewarta: Juniardi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026