• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Kamis, 22 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Prabowo dan Raja Charles III diskusi bahas konservasi sambil

      Prabowo dan Raja Charles III diskusi bahas konservasi sambil "ngeteh"

      Rabu, 21 Januari 2026 21:07

      Tim SAR gabungan temukan jenazah ketiga korban kecelakaan pesawat ATR

      Tim SAR gabungan temukan jenazah ketiga korban kecelakaan pesawat ATR

      Rabu, 21 Januari 2026 21:02

      Kotak hitam pesawat ATR 42-500 ditemukan personel TNI AD

      Kotak hitam pesawat ATR 42-500 ditemukan personel TNI AD

      Rabu, 21 Januari 2026 20:39

      Tim SAR gabungan segera serahkan black box ke KNKT

      Tim SAR gabungan segera serahkan black box ke KNKT

      Rabu, 21 Januari 2026 20:30

      Presiden Prabowo sambut Raja Charles III di Lancaster House

      Presiden Prabowo sambut Raja Charles III di Lancaster House

      Rabu, 21 Januari 2026 19:34

  • Mancanegara
      PBB kembali tegaskan Greenland milik Denmark

      PBB kembali tegaskan Greenland milik Denmark

      Rabu, 21 Januari 2026 19:07

      Pesawat Trump alami masalah listrik, terpaksa putar balik ke AS

      Pesawat Trump alami masalah listrik, terpaksa putar balik ke AS

      Rabu, 21 Januari 2026 13:27

      PM Kanada tegaskan dukungan untuk kedaulatan Greenland

      PM Kanada tegaskan dukungan untuk kedaulatan Greenland

      Rabu, 21 Januari 2026 10:42

      Trump: Dewan Perdamaian Gaza bisa menggantikan PBB

      Trump: Dewan Perdamaian Gaza bisa menggantikan PBB

      Rabu, 21 Januari 2026 10:22

      Indonesia kutuk langkah Israel hancurkan fasilitas UNRWA di Yerusalem Timur

      Indonesia kutuk langkah Israel hancurkan fasilitas UNRWA di Yerusalem Timur

      Rabu, 21 Januari 2026 10:18

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        PT Timah tanam belasan ribu mangrove lestarikan Pulau Kundur

        PT Timah tanam belasan ribu mangrove lestarikan Pulau Kundur

        Senin, 19 Januari 2026 17:38

        Hiu paus dan laut yang diuji

        Hiu paus dan laut yang diuji

        Senin, 19 Januari 2026 8:41

        KLH susun dokumen kajian habitat pesisir - laut Babel

        KLH susun dokumen kajian habitat pesisir - laut Babel

        Selasa, 13 Januari 2026 23:07

        Polri pastikan layanan 110 dapat diakses di seluruh Indonesia

        Polri pastikan layanan 110 dapat diakses di seluruh Indonesia

        Senin, 12 Januari 2026 15:32

        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Minggu, 4 Januari 2026 13:33

    • Olahraga
        Klasemen ASEAN Para Games 2026: Indonesia di posisi kedua pada hari pertama

        Klasemen ASEAN Para Games 2026: Indonesia di posisi kedua pada hari pertama

        Kamis, 22 Januari 2026 0:04

        Putri KW dapat kenaikan pangkat dari Polri

        Putri KW dapat kenaikan pangkat dari Polri

        Rabu, 21 Januari 2026 22:46

        Vinicius Junior senang cetak gol di tengah badai kritik

        Vinicius Junior senang cetak gol di tengah badai kritik

        Rabu, 21 Januari 2026 16:18

        City nyalakan

        City nyalakan "alarm waspada" menyusul serangkaian hasil buruk

        Rabu, 21 Januari 2026 15:55

        Eliano: Persib jangan terlena dengan status juara paruh musim

        Eliano: Persib jangan terlena dengan status juara paruh musim

        Rabu, 21 Januari 2026 15:04

    • Gaya Hidup
        Maag dan vertigo jadi gangguan kesehatan paling umum saat berpuasa

        Maag dan vertigo jadi gangguan kesehatan paling umum saat berpuasa

        Rabu, 21 Januari 2026 17:05

        Desainer Valentino meninggal dunia pada usia 93 tahun

        Desainer Valentino meninggal dunia pada usia 93 tahun

        Selasa, 20 Januari 2026 9:45

        Introvert bisa punya teman baru saat liburan jika terapkan cara ini

        Introvert bisa punya teman baru saat liburan jika terapkan cara ini

        Senin, 19 Januari 2026 23:42

        Spesifikasi Redmi Turbo 5 Max ungkap kapasitas baterai 9.000 mAh

        Spesifikasi Redmi Turbo 5 Max ungkap kapasitas baterai 9.000 mAh

        Senin, 19 Januari 2026 21:50

        Banyak penipuan digital berawal dari kata sandi yang lemah

        Banyak penipuan digital berawal dari kata sandi yang lemah

        Senin, 19 Januari 2026 21:45

    • Opini
        MBG, sejauh mana negara masuk ke dapur warga

        MBG, sejauh mana negara masuk ke dapur warga

        Rabu, 21 Januari 2026 11:04

        Mengkaji wacana gubernur dipilih DPRD

        Mengkaji wacana gubernur dipilih DPRD

        Selasa, 20 Januari 2026 8:57

        Reposisi ANTARA: tantangan kecepatan, independensi, dan pengawasan

        Reposisi ANTARA: tantangan kecepatan, independensi, dan pengawasan

        Rabu, 14 Januari 2026 15:21

        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Kamis, 8 Januari 2026 8:53

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Rabu, 7 Januari 2026 11:27

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Dua KRI tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang untuk cegah peredaran timah ilegal

          Dua KRI tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang untuk cegah peredaran timah ilegal

          Minggu, 18 Januari 2026 12:36

          Pelindo Pangkalbalam gandeng LKBN Antara Babel perkuat kerja sama informasi publik

          Pelindo Pangkalbalam gandeng LKBN Antara Babel perkuat kerja sama informasi publik

          Senin, 12 Januari 2026 16:15

          KRI Silas Papare-386 sandar di Belinyu

          KRI Silas Papare-386 sandar di Belinyu

          Minggu, 11 Januari 2026 19:06

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Selasa, 6 Januari 2026 11:53

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

      • Video
        • 76 Koperasi Merah Putih di Babel segera beroperasi

          76 Koperasi Merah Putih di Babel segera beroperasi

          Rabu, 21 Januari 2026 15:24

          Volume sampah naik, Pangkalpinang siapkan langkah pengelolaan terpadu

          Volume sampah naik, Pangkalpinang siapkan langkah pengelolaan terpadu

          Senin, 19 Januari 2026 19:17

          Limbah medis Bangka Belitung kini ditangani BUMD

          Limbah medis Bangka Belitung kini ditangani BUMD

          Kamis, 15 Januari 2026 19:59

          Pemkot Pangkalpinang luncurkan layanan berobat gratis dengan KTP

          Pemkot Pangkalpinang luncurkan layanan berobat gratis dengan KTP

          Kamis, 15 Januari 2026 13:37

          Ratusan pencari kerja tersalurkan, Disnaker Pangkalpinang siapkan BLK

          Ratusan pencari kerja tersalurkan, Disnaker Pangkalpinang siapkan BLK

          Rabu, 14 Januari 2026 19:07

      Terjebak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

      Oleh Sean Filo Muhamad Rabu, 13 November 2024 9:15 WIB

      Terjebak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

      Jakarta (ANTARA) - Wajah cemas dan perasaan takut terpancar dari warga yang mendiami Desa Pululera, Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Jumat (8/11) sore, saat melihat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, kembali mengeluarkan abu yang tinggi menjulang.

      Gunung berketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu telah mengalami erupsi sebanyak lebih dari 900 kali, pada 2024 ini.

      "Cepat, pakai sepatu, kemasi barang yang perlu, kita semua mengungsi! Jangan panik!" kata seorang petugas di Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, yang terletak di pintu masuk desa yang berjarak sekitar 7 kilometer ke arah utara.

      Pada saat yang sama, petugas lainnya juga tengah mempersiapkan alat-alat yang akan mereka selamatkan, seperti alat pemantauan gunung api secara portabel, yang memungkinkan mereka untuk tetap mengamati aktivitas gunung sembari mengungsi.

      Mengetahui para petugas pengamat gunung api yang akan mengungsi rasanya menjadi pemicu adrenalin ANTARA yang saat itu berkesempatan untuk meliput langsung. Sebab, tak pernah terbayangkan dalam benak kami bahwa para "penjaga terakhir" gunung api ini juga akan ikut mengungsi.

      'Akan sebahaya apa bencana yang akan kami alami ini, jika para penjaganya saja juga sampai mengungsi," kira-kira itu yang kami pikirkan saat itu.

      Tak lama setelah itu, kami bergegas menuju ke sepeda motor yang kami gunakan untuk berlindung dan mencari tempat berteduh yang lebih aman. Pada saat itu pula, hujan abu dan pasir vulkanis mulai turun.

      Hujan pasir yang terjadi memaksa kami untuk tidak memacu sepeda motor yang kami gunakan dengan kecepatan di atas 20 km per jam, itu pun dilakukan sembari mengernyitkan dahi dan memperkecil bukaan mata untuk mengantisipasi masuknya pasir yang bisa membahayakan kami.

      Hanya sekitar lima menit, kami tiba di Kantor Desa Pululera untuk bertahan dari hujan pasir vulkanis yang intensitasnya kian meningkat.

      "Seeessss", bunyi pasir yang jatuh di atas atap seng bangunan itu sayup-sayup terdengar oleh kami dan beberapa pengungsi lainnya. Kami menunggu di kantor desa selama sekitar dua jam. Namun, kondisinya terlihat tak kunjung membaik.

      Kondisi yang mulai gelap, hujan pasir yang belum mereda, serta Jalan Nasional Trans Flores sebagai satu-satunya akses yang masuk zona merah (berada di radius 3-5km) membuat kami mengurungkan niat untuk turun dan kembali.

      Bagi kami, memaksa untuk menerobos berbagai kondisi tersebut dengan sepeda motor menuju ke Posko Pengungsian di Desa Lewolaga, Titehena, Flores Timur yang kami tempati sebelumnya adalah hal konyol yang bisa membahayakan nyawa kami.

      Kondisi itu juga menjadikan Desa Pululera seakan terisolasi, sehingga para warga kebanyakan mengungsi secara mandiri. "Warga di sini semua naik ke atas mas, ke utara sekitar 3-4 km dari sini, ikuti saja jalan ini, nanti warga yang berteduh sementara di sini juga semua akan ke sana" kata Kepala Desa Pululera, Paulus Soni Tukan yang berjaga di kantor desa itu.

      Oleh karena itu, kemudian kami juga beranjak menuju lokasi pengungsian mandiri yang dimaksud. Seperti sebelumnya, secara perlahan kami menembus wilayah desa yang sudah diselimuti oleh pasir itu. Semakin ke utara, medan yang kami tempuh semakin terjal, hingga akhirnya kami menemukan wilayah yang secara samar kami lihat sebagai wilayah hutan.

      Sesuai arahan kepala desa, kami hanya mengikuti jalan desa beraspal hotmix itu, sembari menengok ke kanan dan ke kiri, mencari di mana letak adanya pos pengungsian itu.
      Menjadi pengungsi Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit, kami melihat cahaya dari kejauhan, namun kami tak yakin karena sumber cahaya tersebut bersumber dari balik semak-semak dan pepohonan yang juga tak bisa kami lihat secara jelas karena pada saat itu sudah tidak ada lagi sinar mentari yang menyinari.

      Tiba-tiba, terdengar suara seorang laki-laki yang berteriak. "Ayo mas, cepat ke sini, hati-hati langkahnya," kata seorang pengungsi sembari menyoroti kami dengan cahaya yang bersumber dari senter.

      Ternyata beliau adalah Konstantinus Balo, warga sekaligus Kepala Dusun A, Desa Pululera yang telah berada di sana sejak erupsi dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki yang terjadi pada Minggu malam (3/11). Ia bercerita, para warga telah berada di lokasi tersebut sejak erupsi besar yang melanda, karena warga takut akan lontaran batu pijar hasil erupsi.

      Menurutnya, para warga saat itu sudah mulai terbiasa dengan hujan pasir vulkanis yang menimpa desa mereka, karena aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki yang tinggi. Namun, adanya lontaran batu membuat mereka takut dan memilih untuk menetap di wilayah yang berjarak sekitar 10 km dari puncak gunung tersebut.

      Alhasil, sekitar 700 warga desa mengungsi ke lokasi ini, dengan menempati tenda-tenda sederhana berukuran sekitar 3x5 meter beratapkan terpal, dan tidur beralaskan terpal atau panggung bambu sederhana.

      Di wilayah itu juga, para pengungsi membuat sejumlah titik lokasi pendirian tenda, yang berjumlah sekitar 40 tenda dengan kondisi serupa, tanpa aliran listrik, maupun sumber air yang memadai untuk melakukan aktivitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK).

      Tak lama kemudian, hujan pasir mulai berhenti. Suasana yang gelap, sesekali diselingi suara binatang-binatang, ditambah dengan hembusan angin di perbukitan yang tidak kunjung berhenti membuat tubuh kami tak bisa lepas dari tangan yang melingkari tubuh kami.

      Namun, sambutan makan malam berupa ikan goreng dan sepiring nasi yang diberikan oleh para warga mampu mengalahkan suasana dingin yang kami alami untuk mengakhiri hari, guna bersiap untuk kembali keesokan paginya.

      Akan tetapi, takdir Tuhan berkata lain. Keesokan harinya, sekitar pukul 04.00 WITA kami terbangun akibat dentuman yang terdengar dari arah gunung Lewotobi Laki-laki. Dentuman itu juga diikuti dengan muntahan lava pijar yang tersebar ke berbagai penjuru, yang diikuti dengan hujan pasir.

      Kondisi itu memaksa kami untuk bertahan hingga pukul 07.45 WITA, baru kemudian melanjutkan perjalanan setelah situasinya terbilang kondusif dan aman untuk menempuh perjalanan sekitar 25 km dengan sepeda motor yang kami tumpangi.

      Di tengah perjalanan, kami menyempatkan diri untuk singgah ke Kantor Desa Pululera yang dekat dengan sumber air, untuk membersihkan kendaraan yang kami gunakan dari sisa sisa pasir vulkanis, sebab sebelumnya kami mendengar adanya bunyi-bunyian aneh, yang mungkin ditimbulkan dari gumpalan pasir vulkanis yang menumpuk di bagian sistem pendinginan mesin dari sepeda motor yang kami tumpangi.

      Belum selesai kami membersihkan sepeda motor itu, dentuman keras kembali terdengar. Tak lama berselang, dentuman gunung berapi itu disertai dengan muntahan kerikil vulkanis, yang kembali menghujani wilayah di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki. Hingga akhirnya sekitar pukul 10.45 kami baru benar-benar bisa meninggalkan wilayah Desa Pululera.

      Jalan tertutup kerikil vulkanis

      Hujan pasir dan kerikil vulkanis yang terjadi sebanyak tiga kali itu ternyata mampu membuat situasi di sekitarnya semakin berdebu dan senyap seperti kota mati. Pasir dan kerikil vulkanis itu menyelimuti berbagai vegetasi dan bangunan yang ada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki, tak terkecuali Jalan Nasional Trans Flores, yang tertimbun pasir dan kerikil dengan tinggi sekitar 5 cm.

      Jalan aspal yang sebelumnya terlihat jelas, berubah bentuknya menjadi seperti jalan tanah yang baru ditaburi kerikil. Hamparan tanaman kopi dan kakao yang terlihat di sisi kiri dan kanan jalan juga kian terlihat merunduk, karena mati akibat muntahan material vulkanis yang dikeluarkan Gunung Lewotobi Laki-laki.

      Pada saat perjalanan pulang menuju posko pengungsian di Desa Lewolaga, kami berpapasan dengan iring-iringan kendaraan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang diketahui tengah mengirimkan bantuan ke lokasi penyintas erupsi yang menempati posko pengungsian mandiri di Desa Pululera yang sebelumnya kami tinggali.

      Diketahui pula, BNPB memperluas sebaran tempat pengungsian untuk menampung semua warga korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, dengan membuka berbagai posko pengungsian baru, dan memastikan kebutuhan dasar dan logistik para pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di beberapa titik pengungsian sejauh ini telah terpenuhi.

      Semoga alam segera pulih dan memberikan kedamaian bagi masyarakat yang terdampak, juga setiap usaha yang dilakukan untuk penanganan bencana ini menjadi langkah awal menuju pemulihan yang berkelanjutan.

      Harapan ini menjadi doa bersama bagi masyarakat Flores Timur, agar mereka dapat bangkit dan memulai kembali kehidupan dengan lebih kuat dan penuh rasa syukur.

      Uploader : Rustam Effendi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi tiga kali

      Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi tiga kali

      18 Februari 2025 06:58

      Gunung Lewotobi Laki-laki lontarkan abu setinggi 900 meter

      Gunung Lewotobi Laki-laki lontarkan abu setinggi 900 meter

      17 Februari 2025 11:20

      Pengungsi mandiri sebut dukungan ANTARA motivasi hadapi bencana alam

      Pengungsi mandiri sebut dukungan ANTARA motivasi hadapi bencana alam

      1 Desember 2024 22:24

      Kantor Berita ANTARA salurkan bantuan bagi warga terdampak erupsi Lewotobi

      Kantor Berita ANTARA salurkan bantuan bagi warga terdampak erupsi Lewotobi

      1 Desember 2024 15:28

      LKBN Antara peduli dan bantu korban erupsi Gunung Lewotobi

      LKBN Antara peduli dan bantu korban erupsi Gunung Lewotobi

      1 Desember 2024 12:37

      BMKG ingatkan ancaman banjir lahar hujan Gunung Lewotobi Laki-Laki

      BMKG ingatkan ancaman banjir lahar hujan Gunung Lewotobi Laki-Laki

      18 November 2024 13:25

      BMKG sebut hanya angin yang mampu kurangi partikel debu vulkanik

      BMKG sebut hanya angin yang mampu kurangi partikel debu vulkanik

      13 November 2024 14:26

      Debu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki sampai ke Pulau Lombok

      Debu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki sampai ke Pulau Lombok

      13 November 2024 13:42

      Terpopuler

      35 ucapan selamat Isra Mi'raj 1447 H/2026 yang islami dan doa baik

      35 ucapan selamat Isra Mi'raj 1447 H/2026 yang islami dan doa baik

      Harga emas Antam hari ini turun

      Harga emas Antam hari ini turun

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: Galeri24 dan UBS kompak turun

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: Galeri24 dan UBS kompak turun

      Gubernur Babel prioritaskan peningkatan kualitas pendidikan

      Gubernur Babel prioritaskan peningkatan kualitas pendidikan

      Wakapolda Babel nostalgia ke kampung halaman dan beri motivasi pelajar di Beltim

      Wakapolda Babel nostalgia ke kampung halaman dan beri motivasi pelajar di Beltim

      Top News

      • Klasemen ASEAN Para Games 2026: Indonesia di posisi kedua pada hari pertama

        Klasemen ASEAN Para Games 2026: Indonesia di posisi kedua pada hari pertama

        1 jam lalu

      • Bangka Tengah mengembangkan budidaya kepiting bakau bersama IPB

        Bangka Tengah mengembangkan budidaya kepiting bakau bersama IPB

        1 jam lalu

      • Putri KW dapat kenaikan pangkat dari Polri

        Putri KW dapat kenaikan pangkat dari Polri

        2 jam lalu

      • Anggaran dana desa Bangka Tengah 2026 turun jadi Rp40 miliar

        Anggaran dana desa Bangka Tengah 2026 turun jadi Rp40 miliar

        2 jam lalu

      • Kemenkum Babel dorong bentuk Perda KI di Pangkalpinang

        Kemenkum Babel dorong bentuk Perda KI di Pangkalpinang

        3 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA
      notification icon
      Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com