"Permintaan daging sapi masih sepi, karena sebagian besar masyarakat masih merayakan Lebaran Idul Fitri,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Permintaan daging sapi di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, pada H+3 Lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah atau Minggu (11/8) masih sepi, karena jumlah pengunjung pasar masih kurang.


"Permintaan daging sapi masih sepi, karena sebagian besar masyarakat masih merayakan Lebaran Idul Fitri," kata Andi, pedagang daging sapi di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, Minggu.


Ia menjelaskan, saat ini, kondisi pasar bari mulai melihatkan aktivitasnya dan transaksi jual beli, meskipun hanya beberapa pedagang yang berjualan, seperti, pedagang sembako, sayur mayur, daging ayam dan daging sapi.


"Saat ini, masyarakat belum berminat untuk membeli daging, karena masakan waktu Lebaran masih cukup banyak seperti rendang dan goreng ayam," ujarnya.


Ia mengatakan, pada H+3 Lebaran, permintaan daging didominasi oleh warung-warung dan rumah makan serta pedagang bakso, sementara kalangan ibu rumah tangga sangat jarang.


Saat ini masyarakat yang berkunjung dan melakukan transaksi di pasar lebih terfokus untuk membeli sayur mayur, permainan anak-anak dan perhiasan emas.


Ia menjelaskan, permintaan yang kurang ini, sehingga harga daging sapi turun menjadi Rp90 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp95 ribu per kilogram.


"Pedagang sengaja menurunkan harga daging sapi, untuk meningkatkan jumlah permintaan masyarakat, karena kalau bertahan dengan harga yang tinggi maka daging sapi tidak laku terjual dan akan menimbulkan kerugian bagi pedagang," ujarnya.


Menurut dia, diperkirakan permintaan daging sapi akan kembali normal, seiring meningkatnya kunjungan masyarakat ke pasar untuk membeli keperluan dapur.


"Aktivitas dan transaksi di pasar akan kembali normal, diperkirakan pada H+5 dan H+6 Lebaran Idul Fitri," ujarnya.


Sandi, pedagang daging sapi lainnya, mengatakan, permintaan daging sapi masih sangat sepi, sama keadaannya pada hari pertama dan kedua Lebaran Idul Fitri.


"Pedagang daging sapi telah antisipasi dengan keadaan pasar saat ini dengan cara mengurangi jumlah pemotongan sapi," ujarnya.


Biasanya setiap pedagang bisa menghabiskan satu ekor sapi dengan berat bersih berkisar 100 kilogram, tapi dengan kondisi pasar yang sepi, pedagang hanya memotong satu ekor sapi untuk dua hingga lima pedagang.


"Mudah-mudahan saja permintaan daging sapi akan kembali normal setelah masa liburan Lebaran Idul Fitri berakhir, sehingga pengunjung pasar kembali meningkat, " pintanya.

Pewarta: pewarta: aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026