Kami telah menyurati KSOP di Pulau Bangka dan Belitung untuk memprioritaskan sandar dan bongkar kapal bermuatan sembako
Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) memprioritaskan membongkar muatan kapal sembako, agar distribusi dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di daerah itu lancar.

"Kami telah menyurati KSOP di Pulau Bangka dan Belitung untuk memprioritaskan sandar dan bongkar kapal bermuatan sembako," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Marhoto  di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan KSOP Pangkalbalam, Tanjung Kalian, Belinyu dan Tanjung Pandan untuk lebih mengutamakan kapal-kapal bermuatan sembako, guna menjaga stabilitas harga beras, gula pasir, minyak goreng dan kebutuhan masyarakat lainnya.

"Selama ini pengelola pelabuhan masih belum mempriotaskan sandar kapal-kapal bermuatan sembako, sehingga distribusi barang ke masyarakat berjalan lambat," ujarnya.

Ia mengatakan keterlambatan distribusi sembako ke masyarakat ini dapat memicu kenaikan harga dan inflasi, sehingga akan memberatkan ekonomi masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.

"Kami sering menerima laporan dari distributor sembako, bahwa pendistribusian barang dari pelabuhan ke gudang pengusaha berjalan lambat," ujarnya.

Menurut dia selama ini sekitar 95 persen kebutuhan pokok masyarakat didatangkan melalui kapal laut, sehingga pelabuhan ini memiliki peranan penting dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga sembako di pasaran.

"Saat ini harga berbagai kebutuhan pokok masih berfluktuasi tinggi, sehingga perlu upaya bersama dalam menekan harga ini, agar masyarakat dapat mendapatkan harga sembako murah," ujarnya. 


Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026