Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada Antara, di Jayapura, mengatakan anggota Brimob yang disiapkan untuk membantu bila dibutuhkan saat melakukan evakuasi korban pesawat nahas.
Personel Brimob yang disiapkan itu berasal dari kompi yang ada di Timika sehingga lebih mudah mobilisasinya.
"Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti pesawat tersebut jatuh atau mendarat darurat," kata Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw.
Sementara itu data yang dihimpun Antara mengungkapkan pesawat nahas yang dipiloti Farhat dan Co pilot Vendi dilaporkan lost kontak pukul 07.56 WIT dalam penerbangan Timika-Ilaga.
Pesawat dengan kode penerbangan PK-SWW milik Pemda Puncak itu membawa bahan bangunan berupa besi plat.
Selain pilot dan co pilot juga terdapat mekanik Steven dan FOO Endri Baringin.
Pewarta: EvarukdijatiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.