Peningkatan itu terjadi karena naiknya ekspor timah yang cukup signifikan yaitu sebesar 96,40 persen, sedangkan nontimah turun 4,98 persen
Pangkalpinang (Antara Babel) - Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada September 2016 mencapai 166,74 juta dolar AS atau naik signifikan sebesar 79,87 persen dari sebelumnya 92,70 juta dolar AS.

"Peningkatan itu terjadi karena naiknya ekspor timah yang cukup signifikan yaitu sebesar 96,40 persen, sedangkan nontimah turun 4,98 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Babel, Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan, total ekspor timah pada September 2016 sebesar 152,37 juta dolar AS sedangkan nontimah 14,36 juta dolar AS.

Negara tujuan utama ekspor timah pada September 2016 terbesar yaitu Singapura 74,42 juta dolar AS, Belanda 23,82 juta dolar AS, Jepang 12,74 juta dolar AS, Taiwan dan India masing-masing 10,81 dan 10,27 juta dolar AS.

"Kontribusi kelima negara tersebut mencapai 105,63 persen dari total ekspor timah Kepulauan Bangka Belitung," ujarnya.

Komoditi utama penyumbang ekspor nontimah pada September 2016 yang mengalami penurunan yaitu karet, dan barang-barang dari karet sebesar 60,18 persen, kopi, teh dan rempah-rempah 35,30 persen, serta golongan ikan dan udang turun sebesar 22,84 persen.

Sedangkan golongan minyak atau lemak hewani dan nabati mengalami kenaikan sebesar 35,30 persen, sementara golongan berbagai produk kimia naik dari tidak ada menjadi 0,43 juta dolar AS.

Negara tujuan utama ekspor nontimah pada September 2016 yaitu China menacapi 6,35 juta dolar AS, Singapura 4,41 juta dolar AS, Malaysia 2,61 juta dolar AS, dan Jepang 0,39 juta dolar AS.

"Pakistan, Belanda dan Korea Selatan pada September 2016 tidak ada kegiatan ekspor nontimah sama sekali," ujarnya.

Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026