Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengerahkan tim pemantau kesehatan hewan kurban, guna memastikan daging sapi dan kambing yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 2025 bebas dari berbagai penyakit.
"Dengan adanya tim ini, kami bisa memastikan seluruh proses kurban berjalan sesuai syariat dan hewan dalam kondisi sehat," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Babel Edi Romdhoni di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan tim pemeriksa kesehatan hewan kurban yang terdiri dari medik dan para medik DPKP Provinsi Kepulauan Babel ini telah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dan akan mengawal proses pemotongan hingga pendistribusian daging sapi dan kambing kurban ini.
"Kita sudah sebar petugas tim hewan kurban ini untuk memantau dan memeriksa hewan kurban ini di kabupaten kota se-Kepulauan Babel ini," katanya.
Ia menyatakan pemotongan hewan kurban ini akan dimulai setelah Sholat Idul Adha 2025 pada Jumat (7/6) di masing-masing masjid yang tersebar kabupaten dan kota.
"Pemotongan hewan kurban ini ada yang dilakukan pada Jumat (7/6) dan ada juga Sabtu (8/6) di masjid-masjid," katanya.
Ia menambahkan dalam memastikan pemotongan hewan kurban sesuai syariat Islam, DPKP Kepulauan Babel juga telah melatih para pengurus masjid di Pulau Bangka dan Belitung.
Pelatihan telah dilaksanakan di tiga lokasi yaitu Masjid Agung Sungailiat pada 20 Februari 2025 diikuti 200 peserta, Gedung Zahari Belitung Timur 24 April diikuti 150 peserta, dan Aula Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Babel pada 30 April diikuti 60 peserta.
"Dengan persiapan matang ini, kami bisa memastikan pelaksanaan kurban tahun ini akan berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini," katanya.
