Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok daging ayam mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut Lebaran 2026 karena distribusi pasokan dari luar daerah lancar.

"Saat ini, stok daging ayam mencapai 407,4 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Kepala Disperindag Kepulauan Bangka Belitung, Subekti Saputra di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat menyambut Lebaran 2026, pelaku usaha terus menambah pasokan ayam potong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Dalam waktu dekat ini, pelaku usaha akan menambah 20 ton ayam potong dan diharapkan dapat menjaga stabilitas harga daging ayam ini," katanya.

Ia menyatakan hasil pemantauan petugas di sejumlah pasar tradisional dan modern, harga daging ayam ras karkas masih bertahan Rp40.667 per kilogram, daging ayam kampung Rp65.000  per kilogram.

Demikian juga, harga daging sapi masih bertahan, seperti daging sapi bagian paha belakang Rp143.000 per kilogram, daging sapi paha depan Rp143.000 per kilogram, daging sapi sandung lamur Rp123.000 per kilogram, tetelan Rp85.000 per kilogram.

"Saat ini permintaan daging ayam dan sapi masih relatif normal dan diperkirakan permintaan akan meningkat dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri," katanya.

Ia berharap dalam menjaga stabilitas harga daging ini, masyarakat untuk membeli daging sesuai kebutuhan saja.

"Kita berharap masyarakat membeli kebutuhan lebaran sesuai kebutuhan dan tidak berlebih-lebihan membeli kebutuhan karena dapat memicu kenaikan Harga menjelang lebaran ini," katanya.
 



Pewarta: Aprionis
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026