"Dalam kontak senjata itu, dua orang anggota TNI kena tembakan. Satu orang akhirnya meninggal dunia dan satu lagi kondisinya kritis karena tembakan di punggung," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu.
Menurut dia, prajurit TNI yang gugur tersebut bernama Pratu Yusuf Bahrudin.
Pratu Yusuf akhirnya meninggal dunia akibat tembakan yang bersarang di dadanya.
Sementara Prada Imam Hanafi kondisinya kritis akibat luka tembak di punggungnya.
"Prada Imam sudah dibawa ke RSUD Poso untuk dirawat intensif," katanya.
Diketahui ada empat orang diduga kelompok MIT yang terlibat dalam kontak senjata dengan tim satgas ketika itu.
Saat ini, tim satgas masih berupaya mengejar empat orang yang melarikan diri itu serta beberapa orang kelompok MIT yang masih tersisa.
"Diperkirakan masih ada 10 hingga 15 orang yang tersisa di kelompok (MIT) tersebut.
Pihaknya menduga kondisi kelompok tersebut sudah terdesak karena kekurangan makanan dan amunisi.
Pewarta: Anita Permata DewiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.