Aman dan terkendali, tidak ada kegiatan yang dapat mengancam stabilitas keamanan.Koba (Antara Babel) - Kepolisian Resor Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung menyatakan perayaan Natal di daerah itu berjalan aman dan damai.
"Aman dan terkendali, tidak ada kegiatan yang dapat mengancam stabilitas keamanan," kata Kapolres Bangka Tengah, AKBP Frenky Yusandhi di Koba, Senin.
Ia menjelaskan, puluhan anggota polisi dikerahkan untuk menjaga ketat sejumlah gereja di kabupaten itu untuk menjamin keamanan dan kedamaian umat kristiani menjalankan ibadat.
"Polisi fokus menjaga seluruh gereja dan mengamati secara teliti setiap pengunjung gereja dan berkoordinasi dengan pengurus gereja jika ada yang mencurigakan," ujarnya.
Ia menyatakan, toleransi umat beragama di daerah itu cukup tinggi dan bahkan hidup berdampingan dengan rukun dan damai serta saling menghormati.
"Saya percaya masyarakat Bangka Tengah cinta damai dan menghormati rukunan umat beragama," ujarnya.
Sementara Abdillah, seorang warga setempat mengatakan toleransi beragama di daerah itu sangat tinggi dan bahkan hidup berdampingan dengan saling menghargai.
"Di Bangka Tengah dan Babel secara umum, kehidupan masyarakat sangat menjunjung tinggi perdamaian dan bahkan etnis Tionghoa dan melayu sudah membaur sejak ratusan tahun lamanya, tidak pernah terjadi konflik agama, suku dan etnis," ujarnya.
Pewarta: AhmadiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.