Penambahan stok cabai ini juga menekan harga komoditas itu yang masih tinggi.Pangkalpinang (Antara Babel) - Distributor cabai merah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah stok 65 ton, guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat menjelang liburan Tahun Baru.
"Penambahan stok cabai ini juga menekan harga komoditas itu yang masih tinggi," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Selasa.
Hasil pemantauan di lapangan, kata dia sebanyak 65 ton stok cabai merah itu terdapat di gudang distributor H.Awi 30 ton, Suwandi 20 ton dan Suhadi 15 ton dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga awal tahun nanti.
"Dalam waktu dekat ini distributor akan kembali menambah stok cabai, sebagai antisipasi kenaikan harga karena permintaan yang meningkat menjelang liburan Tahun Baru 2016," katanya.
Ia mengatakan meski stok cabai cukup namun belum mempengaruhi harga komoditas itu yang masih tinggi, misalnya cabai merah biasa Rp65.000 per kilogram.
Harga cabai merah kriting bertahan tinggi Rp45.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp65.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp40.000 per kilogram.
"Harga cabai eceran masih tinggi, karena mereka belum menambah pasokan baru dari distributor sehingga harga yang ditawarkan ke konsumen masih harga menjelang perayaan Natal kemarin," ujarnya.
Menurut dia permintaan cabai menjelang Natal normal bahkan agak berkurang jika dibandingkan hari biasanya, sehingga pedagang sulit untuk menghabiskan stok dagangannya.
"Mudah-mudahan dengan adanya penambahan stok cabai ini harga cabai di pasar tardisional akan kembali turun ketingkat normal, sehingga akan meringankan beban masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhannya," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.