"Berdasarkan hasil angka sementara hasil sensus pertanian 2013, program pemerintah daerah berswasembada daging cukup berhasil seiring animo petani untuk mengembangkan peternakan sapi cukup tinggi,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung (Babel), menyatakan, pada 2013 jumlah populasi ternak sapi dan kerbau mencapai 8.576 ekor atau meningkat dibanding populasi 2011 sebanyak 8.074 ekor.
"Berdasarkan hasil angka sementara hasil sensus pertanian 2013, program pemerintah daerah berswasembada daging cukup berhasil seiring animo petani untuk mengembangkan peternakan sapi cukup tinggi," kata Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Rabu.
Ia menjelaskan, sebanyak 8.576 ekor sapi dan kerbau tersebut tersebar di kabupaten/kota dengan rincian polulasi sapi di Kabupaten Bangka Tengah sebanyak 2.118 ekor, Belitung Timur sebanyak 1.520 ekor dan Belitung sebanyak 1.128 ekor.
Populasi sapi dan kerbau di Kabupaten Bangka sebanyak 786 ekor, Bangka Barat sebanyak 1.007 ekor, Bangka Selatan sebanyak 973 ekor dan Kota Pangkalpinang sebanyak 954 ekor.
"Meski jumlah ternak sapi dan kerbau mengalami peningkatan namun pemerintah daerah masih mengandalkan pasokan daging untuk memenuhi konsumsi warga yang tinggi," ujarnya.
Ia mengatakan, permintaan dan konsumsi daging warga tinggi, apalagi menjelang perayaan hari besar agama Islam seperti Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha dan hari besar keagamaan lainnya.
"Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan daging warga, pemerintah daerah masih mengandalkan pasokan sapi dari daerah sentra peternakan sapi Pulau Jawa dan Sumatera," ujarnya..
Menurut dia, pendataan ternak sapi ini penting, karena data dijadikan tolak ukur keberhasilan pemerintah daerah meningkatkan animo masyarakat mengembangkan peternakan sapi.
"Mudah-mudahan data ini dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan petani mengembangkan peternakan sapi dan upaya menjadi daerah swasembada daging sehingga pemerintah daerah tidak lagi ketergantungan pasokan sapi dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan daging warga yang tinggi," ujarnya.
Pewarta: pewarta: aprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.