Toboali, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus mendorong terciptanya ruang publik yang ramah anak guna mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi di Toboali, Jumat, mengatakan upaya ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menghadirkan ruang yang positif bagi anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” kata Debby usai menghadiri kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat di SD Negeri 6 Toboali, dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 2025.
Ia menekankan bahwa momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kualitas hidup anak demi masa depan daerah yang lebih baik.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Mereka harus didukung dengan lingkungan yang sehat, aman, dan mendidik agar mampu menjadi generasi unggul di masa depan,” ujarnya.
Debby menyebutkan, saat ini Bangka Selatan telah meraih predikat Kabupaten Layak Anak tingkat Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan dan perlindungan terhadap anak di berbagai sektor.
“Mulai dari pendidikan, kesehatan, ruang kreativitas, hingga perlindungan hukum dan kelembagaan anak, semua harus terus ditingkatkan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang berperan penting dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan berakhlak.
“Kami berharap anak-anak Bangka Selatan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berprestasi, sekaligus siap melanjutkan estafet pembangunan daerah,” ujarnya.
