Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan komitmennya untuk mendukung peningkatan kapasitas guru di daerah tersebut melalui fasilitasi pendidikan lanjutan.
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Kamis, mengatakan guru merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan generasi muda, sehingga peningkatan kompetensi menjadi hal yang sangat penting.
“Guru-guru harus terus berinovasi dan pemerintah daerah siap memfasilitasi jika ada yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” kata Efrianda saat membuka rapat kerja Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangka Tengah periode 2025–2030 di Koba.
Menurut dia, guru tidak hanya dituntut mencetak siswa yang cerdas secara akademis tetapi juga membentuk karakter, akidah, dan jiwa anak-anak sebagai penerus tongkat estafet pembangunan daerah.
“Pendidikan yang diberikan harus dari hati, agar mampu membangun motivasi dan karakter generasi muda,” ujarnya.
Efrianda juga menegaskan pentingnya peran organisasi PGRI dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
“PGRI jangan hanya menjadi simbol. Harus hadir dan aktif menjawab kebutuhan zaman dan dunia pendidikan itu sendiri,” tegasnya.
Ketua PGRI Bangka Tengah Deni Andriyanto, menyebutkan rapat ini menjadi forum awal untuk merumuskan program kerja selama lima tahun ke depan.
“Kami akan menyusun program-program strategis yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, kesejahteraan dan kebersamaan anggota,” kata Deni.
Menurut dia, PGRI akan terus mengambil peran aktif dalam pembangunan pendidikan di Bangka Tengah.
"Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan sinergi antarpemangku kepentingan, diharapkan kualitas pendidikan di Bangka Tengah semakin meningkat dan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing," tutupnya.
