Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menebar 25.200 benur udang vaname di Instalasi Perikanan Budidaya Air Payau Desa Guntung, sebagai upaya menjaga produktivitas sektor perikanan budidaya daerah.
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Rabu, mengatakan bantuan benur PT Central Proteina Prima Tbk (CP Prima) tersebut sangat membantu pemerintah daerah di tengah keterbatasan anggaran untuk mengelola aset perikanan budidaya.
Penebaran benur berjenis PL 9–10 tersebut diserahkan kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Bangka Tengah.
“Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah, bantuan ini sangat berarti agar instalasi tetap produktif. Kami harapkan dalam tiga bulan ke depan hasilnya sudah bisa dinikmati,” kata Efrianda.
Ia menilai CP Prima yang beroperasi di Kecamatan Lubuk Besar memiliki peran penting sebagai penopang pembenihan udang vaname di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Selain menjaga keberlangsungan aset perikanan budidaya milik daerah, penebaran benur tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat dan pembudidaya lokal terkait teknik budidaya udang vaname yang baik dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Imam Soehadi menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan Instalasi Perikanan Budidaya Air Payau Desa Guntung agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi perikanan daerah.
Menurut.dia, udang vaname memiliki prospek pasar yang cukup baik dan relatif stabil, sehingga pengembangannya diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan daerah sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
"Kita tentu berharap kolaborasi dengan pihak swasta seperti CP Prima dapat terus berlanjut, sehingga sektor perikanan budidaya di Bangka Tengah semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat pesisir," ujarnya.
