Kepada warga di pesisir pantai dan nelayan diimbau untuk mewaspadai ketinggian air pasang tersebut karena sangat membahayakan.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memprakirakan tinggi pasang air laut di Membalong Kabupaten Belitung pada Senin (16/1) mencapai 2,22 meter.

"Kepada warga di pesisir pantai dan nelayan diimbau untuk mewaspadai ketinggian air pasang tersebut karena sangat membahayakan," ujar Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Evi Diana, Minggu.

Lebih lanjut dia menjelaskan, tinggi pasang air laut di Sungailiat Kabupaten Bangka 1,55 meter, Toboali Bangka Selatan 1,77 meter dan Kelapa Kampit Belitung Timur 1,58 meter, Tanjungpandan Belitung 1,55 meter.

Kemudian Belinyu Kabupaten Bangka berkisar 1,73 meter, dan di Mentok Kabupaten Bangka Barat berkisar 1,82 meter.

Sementara itu, tinggi gelombang di perairan Selat Bangka, Selatan Bangka, Selat Gelasa, Utara Bangka masing-masing berkisar 0,5 meter, dan di Selat Karimata 1 meter.

"Rata-rata kecepatan angin berkisar 8-35 kilometer per jam dari barat laut ke timur laut. Waspadai potensi terjadinya gelombang tinggi yang dapat mencapai dua kali dari sebelumnya," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada warga terutama di wilayah Bangka bagian barat dan tengah serta Belitung untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Daratan di Mentok, Jebus, Sungailiat, Pangkalpinang, Koba, Toboali, Tanjungpandan dan Manggar berpotensi hujan sedang, sementara Belinyu, Sungai Selan, dan Selat Nasik berpotensi hujan ringan.

Rata-rata kecepatan angin di provinsi ini berkisar 6-25 kilometer per jam dengan suhu 23-32 derajat celcius dan kelembaban udara 66-97 persen.

Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026