Pangkalpinang (ANTARA) - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyatakan desa wisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpotensi menjadi destinasi pariwisata kelas dunia, karena memiliki bentangan alam indah dan seni budaya beragam.
"Babel memiliki bentang alam dengan beragam pilihan destinasi wisata dan dibalut dengan kekuatan budaya," kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar Hariyanto di Pangkalpinang, Rabu.
Ia sangat senang dan mengapresiasi karena kedatangannya disambut oleh salah satu unsur budaya lokal dengan tarian bernuansa lagu melayu ini, membuktikan bahwa kebudayaan lokal ini membumi dan menyatu di masyarakat.
"Kebudayaan yang masih terjaga dengan baik ini salah satu modal penting dalam dunia kepariwisataan," ujarnya.
Ia menyatakan modal penting kemajuan pariwisata suatu daerah tidak hanya dilihat dari kebudayaan dan keindahan alam saja, tetapi juga masyarakat daerah tersebut yang juga menikmati dan merasakan manfaat dari pengembangan daerah sektor kepariwisataan.
"Kami sudah mendengar langsung dukungan penuh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani untuk meningkatkan sarana prasarana pariwisata dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dan perekonomian masyarakat di daerah ini," katanya.
Menurut dia Kepulauan Babel memiliki keindahan alam dan pantai yang luar biasa dan berpotensi menjadi destinasi wisata dunia. Oleh karena itu, Kemenpar bersama Komisi VII DPR sudah melihat langsung beberapa desa wisata di daerah ini.
"Kami ingin memastikan, mendengarkan aspirasi, masukan dan saran termasuk keluhan pengelola dan masyarakat di desa wisata ini. Namun demikian, ini semua bermuara kepada komitmen dan kecintaan terhadap pengembangan kepariwisataan di daerah ini," katanya.
