Pangkalpinang (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) meluncurkan layanan digital "One Minute Service" lintas agama sebagai komitmen Kemenag memberikan pelayanan cepat dan memudahkan kepada masyarakat di daerah itu.
"Peluncuran One Minute Servive merupakan layanan kerohanian kepada masyarakat," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Kepulauan Babel Pril Marori di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan peluncuran layanan digital "One Minute Servive" lintas agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, ini sejalan dengan Program Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang mendorong Kanwil Kemenag bisa lebih cepat, mudah, dan semakin dekat dengan masyarakat.
"Layanan digital rohanian lintas agama ini memberikan pelayanan pengukuhan sumpah jabatan, pembaca doa, petugas pengukur arah kiblat," katanya.
Menurut dia, selama ini stakeholder di lingkungan pemerintah daerah, lembaga, dan instansi pemerintah lainnya meminta bantuan kepada Kemenag untuk pengukuhan sumpah jabatan, doa, dan pengukur kiblat, melalui surat undangan atau manual sehingga membutuhkan waktu cukup lama.
"Dengan layanan digital ini, maka masyarakat dan stakeholder pemerintah cukup memanfaatkan aplikasi One Minute Servive," katanya.
Ia menyatakan saat ini masyarakat berada pada era digitalisasi yang membutuhkan informasi dan pelayanan lebih cepat. Oleh karena itu Kanwil Kemenag Kepulauan Babel menjawab tantangan era digital ini dengan menerapkan layanan "One Minute Service".
"Saat ini digitalisasi ini sudah menjadi keharusan. Oleh karena itu kami menjawab tantangan ini dengan memberikan solusi layanan digital ini," katanya.
Dengan layanan digital ini, lanjutnya, masyarakat sudah mengetahui secara langsung nama-nama rohaniawan pengukuhan sumpah jabatan pejabat yang akan dilantik, petugas doa, dan pengukur arah kiblat yang ditugaskan.
"Masyarakat langsung mendapatkan nama-nama petugas yang ditugaskan melalui telepon genggamnya. Jadi tidak butuh tiga hari kedepannya untuk mendapatkan surat tugas dan nama-nama petugas yang akan ditugaskan untuk pengukuhan sumpah jabatan, petugas doa dan pengukur arah kiblat," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026