Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, sehingga berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi dan mengganggu arus mudik Lebaran 2026.
"Kami mengimbau masyarakat mewaspadai bencana alam dampak cuaca ekstrem ini," kata Kepala BMKG Pangkalpinang Tri Agus Pramono di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia mengatakan peringatan dini cuaca di Kepulauan Babel pada Sabtu (14/3), berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir dan angin kencang di Kabupaten Bangka terjadi di Mendo Barat dan Puding Besar.
Potensi hujan tersebut juga melanda Kabupaten Bangka Selatan, tepatnya di Toboali, Lepar Pongok, Air Gegas, Payung, Tukak Sadai dan Pulau Besar.
Sedangkan, untuk Kabupaten Bangka Barat tersebar di Mentok, Simpang Teritib, Tempilang, serta di Kabupaten Belitung Timur tersebar di Manggar, Kelapa Kampit, Simpang Regiang dan sekitarnya.
Potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang juga dapat meluas ke Kabupaten Bangka tersebar di Kecamatan Merawang, Pemali, Bakam, Riau Silip. Potensi hujan ini, juga terjadi di Kabupaten Belitung tepatnya di Membalong, Sijuk, Badau.
Sedangkan untuk Kabupaten Bangka Selatan di Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Tengah di Koba, Pangkalan Baru, Namang, Lubuk Besar, Damar, Simpang Pesak.
Selanjutnya, hujan lebat juga melanda Kota Pangkalpinang, tepatnya di Bukit Intan, Taman Sari, Pangkalbalam, Rangkui, Gerunggang, Gabek, Girimaya dan sekitarnya.
"Prakiraan cuaca ini sudah disampaikan kepada seluruh BPBD se-Kepulauan Babel untuk bisa melakukan antisipasi dan mewaspadai dampak dari cuaca ekstrim ini," katanya.
Selain itu, BMKG juga telah menginformasi kepada pengelola bandara, pelabuhan dan perusahaan angkutan lebaran untuk berhati-hati dan mewaspadai kondisi cuaca buruk.
Pewarta: AprionisEditor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026