Bangka Barat (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani mengatakan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) Ke-14 tingkat Provinsi Kepulauan Babel di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, sebagai wadah memperkokoh toleransi umat beragama di Bumi Serumpun Sebalai itu.
"Ajang ini bukan hanya kompetisi membaca Al-Quran tetapi untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh semangat toleransi dan memperkuat persatuan masyarakat," kata Hidayat Arsani saat meluncurkan Logo MTQH Ke-14 Tingkat Provinsi Kepulauan Babel di Muntok, Selasa.
Ia mengatakan logo ini bukan sekadar simbol visual, melainkan mengandung filosofi, visi dan harapan terhadap penyelenggaraan MTQH yang mencerminkan nilai-nilai Al Quran dan hadits, semangat persatuan antar daerah, serta komitmen bersama dalam membangun generasi Qur'ani di daerah ini.
"Kita berharap ajang ini dapat melahirkan transformasi dalam meningkatkan pengetahuan dan sumber daya manusia, khususnya di bidang seni baca dan pemahaman isi Al Quran dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Bupati Bangka Barat Markus mengatakan pelaksanaan musabaqah tersebut akan berlangsung pada 7 - 12 November 2025 bertemakan “Dengan Semangat MTQH Ke-14 Tingkat Provinsi Kepulauan Babel, Kita Wujudkan Generasi Qur’ani Bangka Belitung yang Berdaya dan Bermartabat.”
"MTQH ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga instrumen keagamaan yang mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan kecintaan terhadap firman tuhan di tengah masyarakat," katanya.
Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi menyukseskan acara ini, tidak hanya sebagai panitia, tetapi juga sebagai tuan rumah yang baik, yang menampilkan keramahan, toleransi, dan kecintaan terhadap kitab suci.
"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjibaku sejak perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Semoga apa yang kita kontribusikan tercatat sebagai amal ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026