Pangkalpinang (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan inovasi Gerakan Pemberdayaan Perempuan Peduli Lingkungan Pendidikan Sosial Ekonomi Kesehatan dan Perlindungan Terhadap Anak (Gebrakan Si Emak) untuk membudayakan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS).
"Gebrakkan Si Emak budaya PHBS ini harus dimulai dari para kader dan posyandu selanjutnya ditularkan ke lingkungan masyarakat yang lebih luas," kata Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Babel Noni Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan inovasi Gebrakan Si Emak ini merupakan salah satu bagian Program Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni "Berani", guna mendukung Progam Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Ini merupakan langkah awal implementasi Gebrakan Si Emak dan melalui program Berani, kami mendorong penerapan pola hidup sehat yang dimulai dari kader PKK dan posyandu se-Kepulauan Babel,” ujarnya.
Menurut dia Program Berani ini dirancang sebagai langkah konkret untuk menanamkan budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya masyarakat.
"Kader PKK dan posyandu ini memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Kesehatan," katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat diimplementasikan secara berkelanjutan hingga ke PKK tingkat kabupaten dan kota, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat untuk selalu membiasakan PHBS di lingkungan keluarganya.
“Dari langkah sederhana seperti ini, kami optimistis budaya hidup sehat dapat tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat Bangka Belitung,” katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026