Belitung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat jumlah UMKM di daerah itu per September 2025 mencapai sebanyak 22.433 unit usaha yang tersebar di lima kecamatan.
"Jumlah UMKM di Belitung per September 2025 mencapai sebanyak 22.433 unit usaha," kata Staf Ahli Bupati Belitung Bidang Adminitrasi Umum, Fedi Malonda di Tanjungpandan, Senin.
Menurut dia, pelaku UMKM tersebut tersebar di lima kecamatan setempat antara lain Kecamatan Tanjungpandan sebanyak 8.880 UMKM, Membalong 6.002 UMKM, Sijuk 5.352 UMKM, Badau 1.144 UMKM, dan Selat Nasik 1.055 UMKM.
Ia mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan dan kemajuan UMKM di daerah itu melalui berbagai kegiatan seperti bazar yang diselenggarakan di tempat-tempat wisata dan juga di masing-masing kecamatan hingga desa.
"Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM yang ikut serta untuk meningkatkan daya saing usahanya dan mewujudkan perekonomian yang berdaya saing berbasis sektor unggul dan potensial sesuai misi pemerintah daerah," ujarnya.
Fedi menambahkan, selain itu, pemerintah daerah juga menyediakan program dukungan lain seperti pelatihan dan akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM.
Di sisi lain, pihaknya juga mendorong agar pelaku UMKM di daerah itu menguasai teknologi digital guna mempermudah dalam memasarkan produk-produk unggulan mereka.
"Kami mendorong agar pelaku UMKM dapat menguasai digitalisasi keuangan dan digitalisasi pemasaran (marketing) untuk memperluas jangkauan dan capaian pemasaran produk," katanya.
Ia berharap agar pelaku UMKM di Belitung akan semakin berdaya saing dan kreatif sehingga laju perekonomian meningkat.
"Kepada pelaku UMKM kami pesankan agar teruslah berinovasi dan kreasi," ujarnya. Spesial
