• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Senin, 15 Desember 2025
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Update korban bencana Sumut: Meninggal bertambah jadi 355 orang

      Update korban bencana Sumut: Meninggal bertambah jadi 355 orang

      Minggu, 14 Desember 2025 22:31

      Pemerintah pastikan pencarian korban terus berlanjut di tiga provinsi

      Pemerintah pastikan pencarian korban terus berlanjut di tiga provinsi

      Minggu, 14 Desember 2025 22:26

      Presiden Prabowo soroti stabilitas pangan hadapi permintaan akhir tahun

      Presiden Prabowo soroti stabilitas pangan hadapi permintaan akhir tahun

      Minggu, 14 Desember 2025 22:24

      Air mata Raffi Ahmad meluap kala mengunjungi korban banjir Sumatra

      Air mata Raffi Ahmad meluap kala mengunjungi korban banjir Sumatra

      Minggu, 14 Desember 2025 22:21

      Kerugian banjir di Aceh Timur capai Rp5,39 triliun

      Kerugian banjir di Aceh Timur capai Rp5,39 triliun

      Minggu, 14 Desember 2025 22:14

  • Mancanegara
      Penembakan massal di Australia, korban tewas jadi 12 orang

      Penembakan massal di Australia, korban tewas jadi 12 orang

      Senin, 15 Desember 2025 0:09

      Pemimpin Thailand dan Kamboja Berbicara via Telepon dengan Trump

      Pemimpin Thailand dan Kamboja Berbicara via Telepon dengan Trump

      Minggu, 14 Desember 2025 1:08

      Jepang peringatkan potensi tsunami usai gempa M 6,7

      Jepang peringatkan potensi tsunami usai gempa M 6,7

      Jumat, 12 Desember 2025 13:42

      Prabowo di Pakistan-Rusia hasilkan fakultas kedokteran baru dan sains

      Prabowo di Pakistan-Rusia hasilkan fakultas kedokteran baru dan sains

      Jumat, 12 Desember 2025 11:11

      Analisis: Presiden Prabowo tampilkan diplomasi berkaliber tinggi

      Analisis: Presiden Prabowo tampilkan diplomasi berkaliber tinggi

      Jumat, 12 Desember 2025 11:08

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        PT Timah tanam 5.000 mangrove di Pantai Kobel mitigasi bencana

        PT Timah tanam 5.000 mangrove di Pantai Kobel mitigasi bencana

        Jumat, 12 Desember 2025 20:31

        YKAN - Pemprov Babel siapkan tujuh aksi pulihkan mangrove

        YKAN - Pemprov Babel siapkan tujuh aksi pulihkan mangrove

        Selasa, 9 Desember 2025 9:58

        Pemprov Babel-YKAN selaraskan rencana pemulihan ekosistem mangrove

        Pemprov Babel-YKAN selaraskan rencana pemulihan ekosistem mangrove

        Senin, 8 Desember 2025 21:39

        Polres Bangka Barat tanam 200 bibit jambu mete di lahan kritis

        Polres Bangka Barat tanam 200 bibit jambu mete di lahan kritis

        Sabtu, 6 Desember 2025 21:09

        ANTARA Jambi-Pemkab Tanjabbar tanam mangrove di Pangkal Babu

        ANTARA Jambi-Pemkab Tanjabbar tanam mangrove di Pangkal Babu

        Sabtu, 6 Desember 2025 17:36

    • Olahraga
        Klasemen Super League: Persib gagal salip Persija

        Klasemen Super League: Persib gagal salip Persija

        Minggu, 14 Desember 2025 22:19

        Sassuolo tahan AC Milan 2-2, Jay Idzes bermain penuh

        Sassuolo tahan AC Milan 2-2, Jay Idzes bermain penuh

        Minggu, 14 Desember 2025 22:12

        Bola tangan Indonesia cetak sejarah di SEA Games 2025

        Bola tangan Indonesia cetak sejarah di SEA Games 2025

        Minggu, 14 Desember 2025 22:09

        Seni beregu putra raih emas pertama untuk pencak silat SEA Games 2025

        Seni beregu putra raih emas pertama untuk pencak silat SEA Games 2025

        Minggu, 14 Desember 2025 21:39

        Sabar/Reza sabet emas ganda putra SEA Games 2025

        Sabar/Reza sabet emas ganda putra SEA Games 2025

        Minggu, 14 Desember 2025 19:36

    • Gaya Hidup
        Vin Diesel akan gandeng peran Cristiano Ronaldo di Fast & Furious 11

        Vin Diesel akan gandeng peran Cristiano Ronaldo di Fast & Furious 11

        Minggu, 14 Desember 2025 18:02

        Byun Yo Han dan Tiffany tulis surat buat penggemar terkait hubungannya

        Byun Yo Han dan Tiffany tulis surat buat penggemar terkait hubungannya

        Minggu, 14 Desember 2025 11:00

        Tutup 2025, Kawasaki luncurkan tiga model baru untuk perkuat segmen premium

        Tutup 2025, Kawasaki luncurkan tiga model baru untuk perkuat segmen premium

        Kamis, 11 Desember 2025 23:03

        Mengidentifikasi penyakit dari perubahan bentuk kuku

        Mengidentifikasi penyakit dari perubahan bentuk kuku

        Kamis, 11 Desember 2025 15:14

        Imigrasi Pangkalpinang sosialisasikan TPPO di Kampus ISB

        Imigrasi Pangkalpinang sosialisasikan TPPO di Kampus ISB

        Rabu, 10 Desember 2025 19:47

    • Opini
        Di antara peristiwa dan ingatan

        Di antara peristiwa dan ingatan

        Minggu, 14 Desember 2025 10:56

        88 tahun LKBN ANTARA, tetap eksis di tengah krisis

        88 tahun LKBN ANTARA, tetap eksis di tengah krisis

        Minggu, 14 Desember 2025 10:36

        LKBN ANTARA 88 Tahun: Dari saksi sejarah revolusi hingga transformasi digital

        LKBN ANTARA 88 Tahun: Dari saksi sejarah revolusi hingga transformasi digital

        Sabtu, 13 Desember 2025 9:22

        88 Tahun ANTARA mengawal kedaulatan informasi Indonesia

        88 Tahun ANTARA mengawal kedaulatan informasi Indonesia

        Jumat, 12 Desember 2025 13:38

        Transformasi digital ANTARA dan babak baru diplomasi informasi RI

        Transformasi digital ANTARA dan babak baru diplomasi informasi RI

        Jumat, 12 Desember 2025 10:52

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Selasa, 9 Desember 2025 18:25

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Sabtu, 6 Desember 2025 11:16

          Kekompakan Gubernur dan Wagub Babel Senam Bedincak

          Kekompakan Gubernur dan Wagub Babel Senam Bedincak

          Jumat, 21 November 2025 17:03

          Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bangka

          Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bangka

          Rabu, 5 November 2025 11:09

          Aksi demonstrasi di Kantor PT Timah Babel

          Aksi demonstrasi di Kantor PT Timah Babel

          Senin, 6 Oktober 2025 15:52

      • Video
        • Pemkot Pangkalpinang salurkan bantuan bagi warga terdampak banjir rob

          Pemkot Pangkalpinang salurkan bantuan bagi warga terdampak banjir rob

          Jumat, 12 Desember 2025 19:28

          Polda Babel terjunkan 1.600 personel dalam Operasi Tertib Tambang

          Polda Babel terjunkan 1.600 personel dalam Operasi Tertib Tambang

          Kamis, 11 Desember 2025 14:33

          Babel himpun bantuan pelajar bagi korban bencana di Pulau Sumatera

          Babel himpun bantuan pelajar bagi korban bencana di Pulau Sumatera

          Rabu, 10 Desember 2025 15:15

          Pemkot Pangkalpinang penuhi hak dasar warga negara, perbaiki 5 RTLH

          Pemkot Pangkalpinang penuhi hak dasar warga negara, perbaiki 5 RTLH

          Selasa, 9 Desember 2025 21:17

          Penyaluran KUR di Babel capai Rp1,416 triliun untuk 36.107 debitur

          Penyaluran KUR di Babel capai Rp1,416 triliun untuk 36.107 debitur

          Selasa, 9 Desember 2025 16:42

      Ketika air turun tanpa peringatan

      Oleh Abdul Hakim Selasa, 11 November 2025 9:14 WIB

      Ketika air turun tanpa peringatan

      Mataram (ANTARA) - Ketika hujan lebat mengguyur langit wilayah timur Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada awal November 2025, tidak banyak warga yang sempat waspada, sebelum air menyapu pemukiman dan jalan raya.

      Di Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, air mencapai ketinggian sekitar 60 sentimeter dan menutup akses jalan utama.

      Sementara di Kabupaten Dompu, air juga merendam dua desa, yaitu Kramat dan Lasi, hingga memutuskan akses jalan utama dan mengisolasi warga untuk beberapa waktu.

      Fenomena ini bukan sekadar kejadian alam yang singkat. Ia menuntut kita merenungkan kembali betapa rentannya wilayah NTB dalam menghadapi banjir, dan pada saat yang sama menilai sejauh mana pemerintah daerah mampu merespons dan mencegah bencana serupa terjadi kembali.

      Dalam pengamatan cepat terhadap dua wilayah yang terdampak, tampak bagaimana sejumlah faktor berpadu membentuk bencana.

      Curah hujan yang tinggi, aliran air dari hulu yang deras, sistem drainase yang sempit, hingga aktivitas manusia yang mengubah fungsi lahan, tanpa kendali, semuanya berperan menciptakan rentetan peristiwa yang sulit dibendung.

      Di Bima, hujan deras sejak siang hari membuat air dari pegunungan turun deras dan meluap ke permukiman warga.

      Sementara di Dompu, curah hujan disertai kilat dan angin kencang membuat empat kecamatan tergenang, dengan ketinggian air antara 20 hingga 70 sentimeter.

      Genangan itu bukan sekadar akibat hujan, tetapi juga cerminan dari lemahnya tata kelola air di kawasan yang terus tumbuh, tanpa arah.

      Di tengah kondisi itu, peran komunitas menjadi elemen penting. Sungai dan drainase yang dulu berfungsi sebagai jalur alami air, kini banyak tertutup bangunan, tertimbun sampah, atau menyempit karena alih fungsi lahan.

      Seorang pejabat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat menilai, persoalan banjir tidak bisa hanya dituding sebagai akibat dari curah hujan tinggi atau hutan yang gundul.

      Ada rangkaian faktor yang saling terkait, yakni mulai dari menyempitnya sungai dan saluran drainase, hingga tumpukan sampah yang menghambat aliran air.

      Pandangan itu menggambarkan kenyataan di lapangan. Di wilayah, seperti NTB yang didominasi perbukitan dan memiliki banyak daerah aliran sungai, waktu tanggap terhadap potensi banjir sangatlah singkat.

      Ketika kawasan hulu tak terkelola dengan baik dan pemerintah daerah terlambat mengambil langkah antisipatif, air akan turun tanpa banyak peringatan, membawa lumpur dan genangan yang tak sekadar mengganggu, tetapi juga melumpuhkan aktivitas warga.


      Peran pemda

      Penanganan yang dilakukan pemerintah daerah di Bima dan Dompu memperlihatkan dua fase penting dalam menghadapi bencana, yakni tanggap darurat dan upaya mitigasi jangka panjang. Ketika banjir melanda, aparat di lapangan segera bergerak.

      Di Dompu, tim gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI/Polri, dan aparatur desa langsung melakukan asesmen serta membersihkan material banjir yang menumpuk di jalan dan permukiman warga.

      Sementara di Bima, pemerintah kota mengerahkan petugas bersama masyarakat untuk membersihkan lumpur dan memperbaiki fasilitas yang terdampak.

      Respons cepat di lapangan memang patut diapresiasi, tetapi itu belum cukup menandakan kesiapan daerah dalam aspek mitigasi.

      Strategi jangka panjang, seperti memperkuat fungsi hidrologi, mengubah perilaku masyarakat terhadap sistem drainase, dan membangun tata ruang yang selaras dengan arah aliran air masih belum berjalan optimal.

      Di kawasan perbukitan yang menjadi hulu air, alih fungsi lahan ke pertanian intensif atau lahan terbuka justru memperbesar risiko luapan.

      Tanpa langkah pemulihan atau penghijauan, sungai-sungai yang kian menyempit akan terus menjadi ancaman laten, ibarat bom waktu yang hanya menunggu saatnya meledak.

      Dalam konteks ini, pemerintah daerah sejatinya memegang peran strategis. Mereka bukan hanya bertugas menanggulangi bencana setelah terjadi, tetapi juga merancang bagaimana air seharusnya mengalir, bagaimana kesadaran warga dibangun, serta bagaimana infrastruktur penahan air dibangun sesuai karakter wilayah.

      BPBD NTB pernah menegaskan bahwa pemerintah kabupaten dan kota harus bertindak lebih dulu karena merekalah yang paling dekat dengan lokasi kejadian, sementara pemerintah provinsi siap memberikan dukungan.

      Hanya saja, harapan ideal itu belum sepenuhnya berjalan di lapangan. Koordinasi antarinstansi, ketersediaan anggaran, dan penentuan prioritas masih sering berjalan sendiri-sendiri.

      Akibatnya, meski tindakan cepat selalu muncul, setelah bencana, upaya pencegahan sebelum air turun masih jauh dari kata siap.


      Solusi

      Tidak ada resep tunggal yang bisa menyelesaikan seluruh persoalan banjir di Nusa Tenggara Barat, namun sejumlah langkah konkret sebenarnya dapat ditempuh jika pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta mampu berjalan beriringan.

      Langkah pertama adalah memperkuat sistem aliran air dari hulu hingga hilir. Pemerintah daerah perlu memastikan daerah aliran sungai (DAS) kembali berfungsi sebagaimana mestinya, dengan melakukan penghijauan di kawasan hulu, menata tebing sungai, dan memeriksa secara rutin kondisi saluran air dan drainase. Jika alih fungsi lahan di wilayah perbukitan terus dibiarkan, tanpa kendali, maka bukan tidak mungkin banjir besar akan kembali datang, mengulang kisah yang sama dari tahun ke tahun.

      Langkah kedua adalah meninjau ulang tata ruang dan izin pembangunan di kawasan rawan banjir. Bangunan yang berdiri di tepi sungai atau di atas jalur air kerap menjadi penghalang alami aliran air. Karena itu, pemda perlu memperketat izin serta memastikan saluran air dan drainase tetap terbuka. Dalam banyak kasus, drainase yang tersumbat oleh sampah atau bangunan membuat air hujan seketika berubah menjadi ancaman serius.

      Langkah ketiga menyangkut kesiapsiagaan warga. Meskipun pemerintah daerah telah memiliki BPBD dan sistem tanggap darurat, edukasi masyarakat masih sering bersifat reaktif, baru dilakukan setelah banjir terjadi. Padahal, pelatihan rutin, simulasi evakuasi, dan pemetaan wilayah rawan banjir bisa menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan komunitas. Program semacam ini perlu menjadi agenda tetap di tingkat sekolah, desa, hingga kelurahan.

      Dari sisi anggaran, pemerintah juga perlu mengubah paradigma dari sekadar tanggap darurat menuju upaya mitigasi yang lebih berkelanjutan. Anggaran untuk pemulihan memang penting, tetapi porsi yang lebih besar seharusnya diarahkan pada langkah-langkah pencegahan, seperti membangun tanggul alami, menyiapkan penampungan air sementara, memperluas ruang hijau, hingga memperbaiki saluran air yang rusak. Rencana semacam ini perlu tertuang dengan jelas dalam dokumen perencanaan daerah, seperti RPJMD dan APBD, agar tidak berhenti pada tataran wacana semata.

      Terakhir, banjir bukan persoalan pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kolektif. Dunia usaha dapat berperan melalui program tanggung jawab sosial (CSR), misalnya dengan membantu penghijauan di kawasan hulu. Komunitas lokal bisa membentuk tim siaga banjir di tingkat desa atau kelurahan. Pemerintah daerah berperan sebagai penggerak, pembina, dan pengatur agar seluruh elemen masyarakat dapat terlibat aktif.

      Hanya dengan kolaborasi lintas pihak, langkah-langkah kecil itu dapat berubah menjadi kekuatan besar yang menahan air sebelum berubah menjadi bencana.


      Refleksi

      Melihat kejadian banjir di Bima dan Dompu, masyarakat NTB diingatkan bahwa bencana bukan sekadar musibah yang hanya bisa ditanggulangi setelah datang; bencana adalah fenomena hidrometeorologi yang bisa ditekan dengan kesiapan dan desain ruang hidup yang tepat.

      Pemda memiliki peran sangat krusial dalam meminimalisir risiko mulai dari hulu hingga hilir, dari kebijakan tata ruang hingga aksi gotong-royong di tingkat warga.

      Ketika pemerintah daerah mampu menyelaraskan tindakan tanggap darurat dengan upaya mitigasi jangka panjang, ketahanan wilayah terhadap banjir akan meningkat secara nyata. Pada titik itu, warga NTB tidak lagi akan selalu tergiring oleh rasa terkejut setiap kali hujan besar datang mengguyur.

      Banjir memang bisa menjadi peringatan, tetapi pada saat yang sama, ia juga dapat menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran, memperkuat sinergi, dan menata sistem yang lebih tangguh di masa depan.

      Kini, pilihan sepenuhnya berada di tangan semua pihak. Pertanyaannya adalah, apakah kita akan terus menunggu air datang dan menanggung akibatnya, atau justru bergerak lebih awal agar air tidak lagi membuat kita tak berdaya.

      Uploader : Rustam Effendi
      COPYRIGHT © ANTARA 2025

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      BPBD Pangkalpinang siaga 24 jam antisipasi banjir rob

      BPBD Pangkalpinang siaga 24 jam antisipasi banjir rob

      13 Desember 2025 09:55

      Pangkalpinang kerahkan tim data korban banjir rob

      Pangkalpinang kerahkan tim data korban banjir rob

      13 Desember 2025 09:17

      Pemkot Pangkalpinang serahkan bantuan Kemensos bagi korban banjir rob

      Pemkot Pangkalpinang serahkan bantuan Kemensos bagi korban banjir rob

      12 Desember 2025 16:59

      PT Timah serahkan 500 paket sembako bantu korban banjir rob Pangkalpinang

      PT Timah serahkan 500 paket sembako bantu korban banjir rob Pangkalpinang

      10 Desember 2025 19:07

      Pemkot Pangkalpinang-PT Timah salurkan sembako ke warga terdampak banjir

      Pemkot Pangkalpinang-PT Timah salurkan sembako ke warga terdampak banjir

      9 Desember 2025 15:00

      BPBD: 11 kelurahan di Pangkalpinang terdampak banjir rob

      BPBD: 11 kelurahan di Pangkalpinang terdampak banjir rob

      9 Desember 2025 14:02

      Babel bantu 1.000 warga korban banjir rob

      Babel bantu 1.000 warga korban banjir rob

      8 Desember 2025 15:32

      BPBD Pangkalpinang evakuasi barang korban banjir rob

      BPBD Pangkalpinang evakuasi barang korban banjir rob

      7 Desember 2025 19:55

      Terpopuler

      Jadwal timnas voli putri di SEA Games 2025: Indonesia vs Thailand

      Jadwal timnas voli putri di SEA Games 2025: Indonesia vs Thailand

      Klasemen Liga Spanyol: Barcelona di puncak, Real Madrid semakin tertinggal

      Klasemen Liga Spanyol: Barcelona di puncak, Real Madrid semakin tertinggal

      Jadwal Liga Inggris: Arsenal vs Wolverhampton Wanderers, Manchester City vs Crystal Palace

      Jadwal Liga Inggris: Arsenal vs Wolverhampton Wanderers, Manchester City vs Crystal Palace

      Harga emas Antam hari ini turun Rp6.000 per gram

      Harga emas Antam hari ini turun Rp6.000 per gram

      Jadwal Liga Spanyol: Barcelona vs Osasuna, Real Madrid vs Alaves

      Jadwal Liga Spanyol: Barcelona vs Osasuna, Real Madrid vs Alaves

      Top News

      • Penembakan massal di Australia, korban tewas jadi 12 orang

        Penembakan massal di Australia, korban tewas jadi 12 orang

        3 jam lalu

      • Pembalap tewas akibat kecelakaan dalam final Sumatera Cup Prix

        Pembalap tewas akibat kecelakaan dalam final Sumatera Cup Prix

        3 jam lalu

      • Pemkab Bangka Barat perkuat daya tarik Pantai Pasirkuning

        Pemkab Bangka Barat perkuat daya tarik Pantai Pasirkuning

        4 jam lalu

      • Update korban bencana Sumut: Meninggal bertambah jadi 355 orang

        Update korban bencana Sumut: Meninggal bertambah jadi 355 orang

        5 jam lalu

      • Pemerintah pastikan pencarian korban terus berlanjut di tiga provinsi

        Pemerintah pastikan pencarian korban terus berlanjut di tiga provinsi

        5 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2025
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA