Alhamdulillah hasil daging ayam petani lokal sudah di atas konsumsi masyarakat sebanyak 10.980 ton per tahun atau surplus 3.858 ton,Pangkalpinang (Antara Babel) - Produksi daging ayam broiler petani Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 14.838 ton atau surplus 3.858 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah itu.
"Alhamdulillah hasil daging ayam petani lokal sudah di atas konsumsi masyarakat sebanyak 10.980 ton per tahun atau surplus 3.858 ton," kata Kepala Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ahmad Damiri di Pangkalpinang, Senin.
Ia menjelaskan jumlah penduduk Kepulauan Bangka Belitung 1.372.813 jiwa dengan tingkat konsumsi daging ayam 8 kilogram per orang per tahun.
"Saat ini kita tidak lagi ketergantungan pasokan daging ayam dari luar daerah, bahkan petani sudah mulai memasarkan hasil peternakan ayamnya ke Palembang, Provinsi Sumatera Selatan," ujarnya.
Ia mengatakan produksi daging ayam yang surplus ini berdampak langsung terhadap harga daging ayam broiler yang masih bertahan normal Rp25.000 per kilogram.
"Ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga daging ayam dan dapat menekan angka inflasi di daerah ini yang masih cukup tinggi," ujarnya.
Menurut dia, inflasi Januari 2017 tidak lagi disebabkan oleh daging ayam dan sapi, tetapi dipicu harga cabai, bawang dan harga ikan yang masih berfluktuasi tinggi, karena pasokan dari daerah sentra produksi yang berkurang.
"Saat ini hasil pertanian dan peternakan petani lokal yang surplus baru daging ayam, sementara komoditas lainnya masih mengandalkan pasokan dari luardaerah," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya terus mendorong petani mengembangkan usaha peternakan ayam dan sayur mayur seperti beras, cabai dan kebutuhan pokok masyarakat lainnya guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.