Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), membangun dua unit rumah produksi produk industri kecil menengah (IKM) berstandar ekspor, guna meningkatkan ekspor makanan olahan khas daerah ini.
"Pada tahun ini, kiami membangun dua rumah produksi dan tahun depan akan ditambah lagi," kata Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, saat melepas ekspor produk olahan perikanan IKM, di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan dua rumah produksi produk IKM yang dibangun 2025, yaitu rumah produksi olahan perikanan dan rumah produksi pengolahan nanas di Tua Tunu, Kota Pangkalpinang, sebagai langkah pemerintah kota dalam meningkatkan ekspor produk IKM dan UMKM di daerah ini.
"Pembangunan dua rumah produksi ini tentunya sejalan dengan program kita dalam meningkatkan ekspor produk makanan khas daerah ini di pasar dunia," katanya.
Ia menyatakan pembangunan rumah produksi ini salah satu pembinaan Pemkot Pangkalpinang kepada pelaku IKM dan UMKM, agar pelaku usaha lebih meningkatkan produksi, mutu, kualitas produk berstandar internasional.
"Kami tentunya juga membantu pelaku usaha kecil ini memiliki label halal, izin ekspor, pemasaran dan lainnya, agar mereka mudah melakukan ekspor ke pasar dalam negeri maupun luar negeri," katanya lagi.
Ia berharap pelaku IKM dan UMKM ini untuk terus berkreasi, berinovasi dan meningkatkan kualitas produk, agar bisa bersaing di pasar nasional dan internasional.
"Potensi produk IKM dan UMKM di Kota Pangkalpinang sangat besar untuk masuk ke pasar internasional. Apalagi Kota Pangkalpinang sebagai pusat perdagangan di Kepulauan Babel ini juga menampung produk-produk IKM di kabupaten lainnya," katanya pula.
