Pangkalpinang (ANTARA) - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia Todotua Pasaribu bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani membahas hilirisasi timah guna mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah itu.
"Kunjungan ini penting untuk memastikan upaya hilirisasi timah berjalan optimal dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata Todotua Pasaribu di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini merupakan tindak lanjut upaya pemerintah pusat dalam mengejar target realisasi investasi nasional 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun.
"Selama periode Januari hingga September tahun ini, Provinsi Kepulauan Babel sendiri telah membukukan investasi Rp9,4 triliun atau 0,7% dari capaian nasional," katanya.
Ia berharap kunjungan kali ini dapat memperkuat posisi Babel sebagai daerah strategis dalam industri timah nasional serta memastikan setiap kebijakan hilirisasi benar-benar memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat," katanya.
Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani mengatakan kunjungan kerja Wamen Investasi dan Hilirisasi ini untuk membahas strategi hilirisasi serta penguatan tata kelola industri timah.
"Rapat ini bertujuan memastikan aktivitas industri memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, terutama lewat penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, serta kontribusi ekonomi yang lebih berkelanjutan," katanya.
