Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 7.205 warga, guna meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
"Kita berharap bantuan pangan ini dapat menekan inflasi di akhir tahun ini," kata Wali Kota Pangkalpinang Saparudin saat menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng, di Kelurahan Pasir Putih, Selasa.
Ia mengatakan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng ini merupakan program pemerintah pusat untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dan mengintervensi pasar agar tidak terjadi lonjakan permintaan yang akan mengakibatkan harga kebutuhan pokok masyarakat naik.
"Sesuai yang disampaikan pemerintah pusat, bantuan pangan kali ini tidak hanya beras tetapi juga minyak goreng," katanya.
Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Pangkalpinang Yiyi Zilaida mengatakan jumlah penerima bantuan pangan kali ini di Kota Pangkalpinang sebanyak 7.205 penerima manfaat atau mengalami penurunan 201 penerima dibandingkan periode Juli-Agustus 2025.
"Jumlah penerima bantuan pangan periode Oktober - November tahun ini berkurang, karena ada penerima bantuan pangan periode sebelumnya sudah desil yang lebih tinggi," katanya lagi.
Ia menyatakan data penerima bantuan pangan ini berdasarkan data dari pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah hanya menyalurkan bantuan kepada penerima yang ditetapkan pemerintah pusat.
"Data penerima ini dari pusat, bahkan nama-nama pengganti penerima bantuan pangan sudah ditetapkan pemerintah pusat," katanya pula.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026