Sungailiat (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggerakkan program Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) guna menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.

"Gerakan program PBLH adalah sebuah saksi kolektif secara sadar, sukarela, jejaring, dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup," kata Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Bangka, Agustin di Sungailiat, Kamis.

Ia mengatakan melalui gerakan ini  membiasakan untuk merubah perilaku warga sekolah berbudaya lingkungan bersih dan berperilaku ramah lingkungan.

"Bagi sekolah yang dinilai berhasil menerapkan  PBLHS diberikan penghargaan Adiwiyata baik tingkat kabupaten/kota, provinsi ataupun penghargaan Adiwiyata tingkat nasional," jelas dia.

Menurut dia, gerakan program PBLHS sudah lama dicanangkan sehingga tercatat sudah ada beberapa lembaga sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama berhasil memperoleh penghargaan Adiwiyata.

"Terdata lembaga sekolah yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata tingkat kabupaten yakni,  SD Negeri 11 Sungailiat dan SD Negeri 17 Sungailiat," jelas dia.

Sedangkan tingkat Provinsi Bangka Belitung masing - masing, SD Negeri 8 Belinyu, SD Negeri 7 Sungailiat, SD Negeri 25 Belinyu, dan SMP Negeri 2 Puding Besar.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka, Boy Yandra menyebut, tahun 2024 SD Negeri 24 Sungailiat berhasil memperoleh penghargaan Adiwiyata.

"Keberhasilan sejumlah sekolah meraih penghargaan Adiwiyata hendaknya menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk bekerja keras mendapatkan penghargaan serupa," katanya.



Pewarta: Kasmono
Editor : Joko Susilo

COPYRIGHT © ANTARA 2026