Toboali, Bangka Selatan (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara masif melakukan kegiatan donor darah sukarela guna memenuhi ketersediaan stok darah di daerah tersebut.
Sekretaris PMI Bangka Selatan Iskandar mengatakan, tingginya permintaan darah dari masyarakat yang membutuhkan, membuat PMI Bangka Selatan harus secara rutin melaksanakan kegiatan donor darah sukarela.
"Kegiatan donor darah sukarela rutin kita laksanakan pada setiap kegiatan baik pemerintah, instansi maupun swasta untuk memenuhi ketersediaan stok darah," katanya di Toboali, Selasa.
Terbaru, PMI Bangka Selatan melakukan kegiatan donor darah sukarela pada kegiatan peringatan HUT Korpri, PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2025 di Lobi Kantor Bupati Bangka Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya berhasil mengumpulkan sebanyak 22 kantong darah dari para pendonor yang terdiri dari 5 kantong golongan darah A, 8 kantong golongan darah B, 6 kantong golongan darah O, dan 3 kantong golongan darah AB.
"Semoga hasil donor darah ini dapat membantu memenuhi ketersediaan stok darah di PMI dan membantu masyarakat yang membutuhkan darah," ujarnya.
Iskandar mengatakan, donor darah sangat baik bagi kesehatan karena membantu memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi kekentalan darah sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
Selain itu darah juga sangat dibutuhkan untuk pasien kecelakaan, ibu melahirkan, operasi besar, anemia berat, leukemia, thalassemia, dan kondisi lain.
"Kami mengajak masyarakat untuk aktif mendonorkan darah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah tanpa memandang latar belakang," ujarnya.
