Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung mengimbau warga pesisir mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang sedang terjadi di daerah itu.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Minggu, mengatakan potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terus terjadi hingga beberapa hari ke depan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem," katanya.
Cuaca ekstrem sedang terjadi bisa mengakibatkan kecepatan angin tinggi secara mendadak, gelombang tinggi dan angin puting beliung sehingga perlu diwaspadai warga yang beraktivitas di laut dan pesisir.
Ia mengajak para nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut, termasuk pengunjung pantai, agar mewaspadai gelombang pasang dan angin kencang, serta mengutamakan keselamatan.
Selain itu, kata dia, cuaca ekstrem disertai intensitas hujan tinggi berpotensi menyebabkan kenaikan permukaan air di sungai dan saluran, yang dapat mengakibatkan genangan hingga banjir apabila aliran air tidak lancar.
Curah hujan tinggi disertai naiknya pasang air laut bisa berdampak pada permukiman warga, untuk itu warga yang tinggal di daerah rawan banjir air laut pasang untuk mengamankan barang-barang berharga serta memindahkannya ke tempat yang lebih aman.
"Kepada para pengguna jalan raya kami juga ingatkan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara karena hujan dapat menyebabkan jalan licin dan jarak pandang berkurang," ujarnya.
Berdasarkan prediksi cuaca, kondisi cuaca buruk diperkirakan terjadi pada tanggal 4 hingga 5 Januari 2026 dengan potensi hujan lebat disertai angin kencang serta peningkatan permukaan air laut.
"Menindaklanjuti prediksi cuaca buruk tersebut, kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan melakukan langkah-langkah antisipasi," katanya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar membatasi aktivitas di luar rumah saat cuaca buruk serta menghindari area rawan, termasuk kawasan pesisir dan aliran air yang berisiko terdampak luapan.
Sebagai tindak lanjut imbauan tersebut, jajaran Polres Bangka Barat melalui Satpolairud telah melaksanakan kegiatan pemberian imbauan langsung kepada masyarakat pesisir Pantai Tanjung Laut dan sekitarnya agar warga siap mengantisipasi dampak cuaca buruk dan air laut pasang.
"Personel kami akan terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan pelayanan serta bantuan kepada masyarakat apabila terjadi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem," katanya.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaEditor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026