Pangkalpinang (ANTARA) - Penasehat Hukum pemilik SPBU Parit Lalang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kemas Akhmad Tajuddin menegaskan tidak benar BBM Pertamina Dex di SPBU Parit Padang mengandung air.
"Kami nyatakan tudingan BBM bercampur air di SPBU Parit Padang itu tidak benar," kata Kemas Akhmad Tajuddin dari Kantor Hukum Nanusa di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menyatakan berita di beberapa media online yang tersebar menyangkut pengisian BBM Pertamina Dex di SPBU Parit Padang Kabupaten Bangka mengandung air dan informasi yang dipublikasikan oleh pemilik mobil Fortuner atas nama Suryadi alias Sur itu adalah informasi yang tidak sesuai fakta yang dapat membawa konsekuensi hukum, karena dapat merugikan secara materill dan immateriil terhadap pemilik SPBU Parit Padang.
Ia membantah adanya BBM Pertamina Dex yang bercampur air pada SPBU Parit Padang milik klien-nya. Semua jenis BBM yang dijual di SPBU Parit Padang telah memenuhi kualitas standar persyaratan yang berlaku di PERTAMINA.
Apalagi SPBU ini telah ditetapkan Pertamina sebagai SPBU Siaga, yakni SPBU yang memberikan layanan BBM tetap prima terutama selama periode puncak permintaan seperti di hari libur nasional atau saat kondisi darurat bencana sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari BBM.
Bantahan terhadap tudingan BBM Pertamina Dex yang diisi pada mobil fortuner milik Suryadi alias Sur di SPBU Parit Padang sudah disampaikan juga oleh pegawai klien saya atas nama Ririn selaku manager kepada penyidik Polres Bangka pada Senin (5/1/2026) saat memenuhi undangan klarifikasi di Polres Bangka.
Menurut pegawai klien saya tersebut, memang benar menjelang spbu paritpadang tutup operasional pada tanggal 24 Desember 2025, ada kendaraan jenis Fortuner yang mengisi bbm Pertamina Dex sekitar jam 20.30 sejumlah Rp.500.000,- ekuivalen 32, 67 liter di spbu paritpadang.
Keesokan harinya tanggal 25 Desember 2025, pagi hari sekitar jam 07.00 pemilik mobil Fortuner yang kemudian diketahui bernama Suryadi alias Sur mendatangi spbu paritpadang dan menyampaikan komplain bahwa di tanki BBM kendaraannya mengindikasikan ada air.
Atas komplain tersebut petugas spbu telah menanggapinya dengan baik-baik dan menjelaskan bahwa tidak mungkin ada air di dalam BBM Pertamina Dex yang diisikan pada kendaraannya, karena sebelum dan sesudah pembongkaran BBM dari Mobil tanki BBM ke Tanki timbun BBM di spbu paritpadang sudah dilakukan pengecekan yang ketat termasuk pengecekan ada tidaknya air didalam BBM dan dari hasil pengecekan menunjukkan bbm Pertamina Dex tersebut tidak ada masalah.
Fakta lain yang menunjukkan tidak ada masalah terhadap bbm Pertamina Dex di spbu paritpadang adalah saat kendaraan berikutnya di keesokan harinya tanggal 25 Desember 2025 yang mengisi bbm Pertamina Dex di spbu Paritpadang terdapat 26 kendaraan dengan volume pengisian 946 liter, semua kendaraan tersebut tidak ada yang komplain bbm Pertamina Dex yang diisikan di kendaraannya mengandung air.
Jadi aneh dan menjadi janggal hanya satu kendaraan itu saja jenis Fortuner milik Suryadi alias Sur yang komplain bbm Pertamina Dex-nya diduga mengandung air, sedangkan kendaraan lain yang mengisi bbm jenis yang sama Pertamina Dex di spbu Paritpadang aman-aman saja tidak ada yang komplain.
Untuk itu Pihak kami mendukung sepenuhnya langkah pihak kepolisian Polres Bangka mengusut tuntas perkara ini dan pada saatnya pasti akan ditemukan kebenarannya yang dapat membawa konsekuensi hukum.
Pewarta: Pers rilisEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026