Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani mengajak umat Kristiani di daerah itu memperkuat persatuan dan toleransi antar-umat beragama guna membangun masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera.
"Alhamdulillah, puncak Perayaan Natal Oikumene tahun ini berlangsung khidmat, penuh sukacita dan sarat makna kebersamaan," kata dia dalam keterangan pers diterima di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan Natal Oikumene 2025 bertemakan “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga" merupakan peristiwa spiritual untuk meneguhkan nilai-nilai kasih, kerendahan hati, kesederhanaan, dan kepedulian sosial.
“Saya mengucapkan selamat merayakan Natal kepada seluruh umat Kristiani se-Kepulauan Babel. Semoga damai Natal membawa kebaikan, berkah, kasih, pengharapan, dan kekuatan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh umat Kristiani terus berperan aktif menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Mari kita rawat kerukunan umat beragama dan menjaga kebinekaan sebagai kekuatan utama dalam membangun Bangka Belitung yang maju dan berdaya saing,” katanya.
Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya menyampaikan perayaan Natal menjadi kesempatan strategis untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
“Natal mengajarkan kasih dan kebersamaan. Ini merupakan pesan universal agar kita saling menghormati, hidup rukun, dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Uskup Pangkalpinang Mgr Adrianus Sunarko dalam pesan Natal-nya menekankan kehadiran Allah di tengah dunia diwujudkan melalui keluarga yang penuh kasih, saling menguatkan, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan pengorbanan.
“Natal menjadi momentum refleksi tentang peran keluarga sebagai fondasi utama kehidupan beriman, bermasyarakat, dan berbangsa,” katanya.
