Pangkalpinang (ANTARA) - PT Honda melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman mengingatkan pengendara sepeda motor agar selalu memperhatikan teknik dan etika saat melakukan manuver menyalip di jalan raya, karena tindakan tersebut berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan jika dilakukan tanpa perhitungan yang tepat.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Sabtu (17/1), Honda menekankan bahwa menyalip bukan sekadar soal kecepatan, melainkan membutuhkan kesadaran penuh terhadap kondisi lalu lintas, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Dalam kampanye tersebut, Honda membagikan sejumlah tips menyalip dengan aman yang perlu diperhatikan oleh pengendara sepeda motor. Salah satunya adalah memastikan kondisi jalan dalam keadaan aman dan lurus dengan jarak pandang yang jelas, serta menghindari manuver menyalip di jalan menikung.

Selain itu, pengendara diimbau untuk selalu memperhatikan rambu dan marka jalan. Menyalip tidak disarankan dilakukan di area terlarang seperti garis marka tidak terputus, tikungan, tanjakan, maupun di dekat persimpangan.

Penggunaan lampu sein juga menjadi hal penting sebagai bentuk komunikasi kepada pengguna jalan lain sebelum dan sesudah menyalip. Honda juga mengingatkan agar pengendara menjaga jarak aman dengan kendaraan yang akan disalip serta menghindari akselerasi berlebihan.

Fokus dan kewaspadaan terhadap kendaraan dari arah berlawanan serta kondisi sekitar juga menjadi faktor penting sebelum kembali ke jalur semula.

Melalui penerapan kebiasaan menyalip yang aman, Honda berharap pengendara dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman tanpa mengorbankan keselamatan. Kampanye #Cari_Aman terus digalakkan sebagai upaya menciptakan budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di masyarakat.



Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026