Sungailiat (ANTARA) - Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Insani mengingatkan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah itu melibatkan peran pelaku usaha kecil sehingga saling membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Saya ingatkan supaya setiap SPPG dapat melibatkan peran pelaku usaha kecil yang di dalamnya seperti ada petani, peternak dan kegiatan usaha masyarakat yang lain," kata Fery Insani di Sungailiat, Sabtu.
Produk pelaku usaha kecil kata Fery Insani seperti, beras, sayur mayur, telur, daging ayam, tempe, tahu dan yang lain merupakan kebutuhan pokok yang harus disediakan oleh setiap layanan SPPG untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi gratis (MBG) bagi ribuan siswa.
"Antara SPPG dan pelaku usaha kecil tentu saling berkaitan sehingga perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Bangka akan meningkat," ujarnya.
Ia berpendapat, pemberdayaan petani, peternak dan pelaku usaha kecil di daerah akan memberikan manfaat ganda, yakni mendukung program nasional sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
"Saya berharap, layanan MBG dengan 31 SPPG yang ditargetkan berdiri di Kabupaten Bangka tidak mengalami kendala baik pasokan kebutuhan pokok maupun yang lain, meskipun saat ini tercatat baru tujuh dapur MBG yang sudah beroperasi," kata Fery Insani.
Kalaupun ada kendala teknis atau yang lain, Fery Insani berharap agar kendala itu segera diselesaikan supaya tidak mengganggu layanan distribusi MBG bagi siswa di sekolah.
"Saya optimis secara bertahap pendirian SPPG dengan 31 dapur itu dapat terealisasi supaya cakupan MBG di semua sekolah dapat terpenuhi hingga pelosok desa," katanya.
Pewarta: KasmonoUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026