Tanjungpandan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merancang pengembangan lahan tidur untuk perluasan sawah sehingga membantu meningkatkan produksi padi.
"Tercatat kurang lebih puluhan hektare lahan tidur atau lahan yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat akan dikembangkan untuk perluasan sawah," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura DKPP Belitung, Tenny Meireni di Tanjung Pandan, Selasa.
Dia mengatakan, dengan pemanfaatan lahan tidur tersebut untuk perluasan sawah, produksi padi hasil panen petani nantinya akan meningkat.
"Kami berharap program pemanfaatan lahan tidur untuk perluasan sawah mendapat dukungan semua pihak sehingga mendukung swasembada dan kemandirian pangan daerah," jelasnya.
Ia menjelaskan, dari sawah yang digarap petani seluas 545,52 hektare tahun 2026, ditargetkan mampu memproduksi sebanyak 1.691 ton padi. Ratusan hektare sawah yang digarap petani itu tersebar di wilayah Kecamatan Membalong dan Kecamatan Badau.
"Saya optimis target produksi padi hasil panen petani tahun 2026 mampu tercapai," ujarnya.
Sementara untuk produksi padi petani di Kabupaten Belitung sampai periode November 2025 adalah sebanyak 1.120 ton gabah kering giling (GKG) dari target produksi padi yang ditetapkan di tahun itu sebanyak 1.197 ton GKG.
"Produksi padi di 2025 kami nilai cukup maksimal meskipun tidak mencapai target yang ditetapkan sebab saat itu kondisi cuaca yang anomali," katanya.
Pewarta: Kasmono/ApriliansyahUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026