Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membantu para pengurus kelompok tani (poktan) untuk bersama-sama menguatkan ketahanan pangan keluarga.

"Kemarin kita telah melakukan panen sayuran bersama kelompok tani (Poktan) di Desa Teluk Limau, pola pengembangan tanaman pangan seperti ini akan terus kita dorong agar semakin masif hingga tingkat keluarga," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Bangka Barat, Senin.

Pengembangan budi daya tanaman pangan, sayur-mayur, bumbu dapur dan tanaman obat akan terus digiatkan agar mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan produksi bahan pangan lokal.

"Kita akan terus mendukung sektor pertanian, khususnya pengembangan pertanian hortikultura di tingkat desa hingga keluarga," ujar dia.

Ia mengapresiasi pengurus gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Teluk Limau selaku koordinator acara, yang telah berperan aktif dalam mengembangkan pertanian sayur sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat desa.

Kegiatan panen tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Panen sayur ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan lahan pertanian secara optimal serta mendukung program pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

"Kita berkomitmen terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada para petani melalui berbagai program strategis guna mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan," katanya.

Dengan meningkatnya produksi bahan pangan daerah diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sehingga ketahanan pangan lokal semakin kuat.

Selain membantu menyediakan bahan pangan untuk keluarga, pengembangan budidaya tanaman pangan di tingkat keluarga juga akan mampu mengurangi pengeluaran belanja di tingkat keluarga sehingga kesejahteraan akan semakin meningkat.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026