Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Polisi Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung bergerak cepat menangani penemuan mayat terapung di Perairan Pantai Tembelok, Mentok.

"Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang nelayan yang melintas di sekitar lokasi, setelah menerima tersebut kami menindaklanjuti cek lokasi," kata Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso di Mentok, Senin.

Ia menjelaskan, nelayan itu melihat jasad dalam posisi terlentang mengapung di tengah laut, namun saat kembali ke lokasi setelah melaporkan kejadian tersebut, jasad sudah tidak terlihat di sekitar lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Bangka Barat bersama personel TNI AL langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan mengerahkan kapal patroli untuk melakukan pencarian.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah personel bersiaga di bibir pantai, sementara tim lain menyisir perairan Tembelok dan sekitarnya menggunakan kapal patroli.

"Setelah menerima laporan dari nelayan, kami langsung menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan ke lokasi dan mengerahkan personel untuk upaya pencarian," katanya.

Ia menjelaskan, kondisi arus laut di lokasi cukup kuat dan kencang sehingga menjadi kendala dalam proses pencarian. Kondisi demikian berpotensi membuat jasad terbawa arus lebih jauh.

"Namun upaya pencarian terus kami lakukan” ujarnya.

Proses pencarian lanjutan akan terus dilakukan hingga jasad berhasil ditemukan untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari foto yang sempat beredar, jasad terlihat mengenakan pakaian berwarna biru dan dalam kondisi membengkak.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui.

Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalur laut di sekitar Tembelok, untuk segera melapor apabila kembali melihat keberadaan jasad tersebut.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026