Pangkalpinang (ANTARA) - Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kota Pangkalpinang di gedung DPD PDI Perjuangan Kepulauan Bangka Belitung untuk memilih Pengurus Anak Cabang (PAC) mulai dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara.

"Di Musancab ini kita beri hak kepada pengurus ranting, mereka yang di Desa memilih pengurus untuk tingkat kecamatan atau PAC dan Saya lihat prosesnya sangat baik dan sesuai prosedur, pimpinan dr DPP DPD DPC juga melihat langsung pelaksanaan ini mendukung sesuai harapan DPP," kata Rudianto Tjen kepada di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan siapapun yang terpilih diharapkan bisa bekerja dengan baik apalagi didukung oleh DPC, DPD dan DPP agar mereka benar-benar bekerja membantu rakyat, menyerap aspirasi rakyat dan menyampaikannya ke anggota DPRD di daerah masing-masing agar apapun masalah rakyat bisa terserap dan di tindaklanjuti.

"Kita rekrut kader-kader yang muda agar mereka bisa berkarya karena setelah ini teman-teman PAC bisa turun langsung untuk mendukung pemerintah dan apa yang menjadi program juga kebijakan pemerintah di tingkat pusat, provinsi hingga kota," terangnya.

Ia juga mengingatkan para kader yang tidak terpilih dalam kontestasi politik bukan berarti terbuang, melainkan bagian dari strategi pembinaan dan penguatan organisasi karena seluruh ruang kepemimpinan kedepan sudah diserahkan kepada kader-kader yang muda. 

"Untuk kader yang tidak terpilih bukan kader yang terbuang. Ini instruksi partai untuk regenerasi karena kader harus tetap setia di PDI Perjuangan dan terus membela kepentingan rakyat," ujarnya.

Selain itu komitmen PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang juga akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat agar tidak ada kebijakan yang aneh di tubuh partai PDI Perjuangan.

"Kita tetap akan mengawal dan membantu semua kader PDI Perjuangan, termasuk mereka yang memiliki cita-cita maju sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah pada masa mendatang," ujarnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Babel, Didit Sri Gusjaya menambahkan, Musancab PDI Perjuangan se-Kota Pangkalpinang berjalan lancar dan menjadi momentum konsolidasi organisasi, mengingat Pangkalpinang sebagai ibu kota provinsi memiliki peran strategis dan menjadi barometer politik di Bangka Belitung.

"Setiap pertemuan dan konsolidasi harus membangun semangat kader untuk memenangkan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029," ujarnya.

Didit juga mengingatkan seluruh pengurus dan kader bahwa PDI Perjuangan lahir dari proses dan perjuangan rakyat, jadi ada tanggung jawab besar untuk selalu berada di pihak masyarakat.

Selain itu PDI Perjuangan tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, melainkan pada keberpihakan terhadap kepentingan rakyat. Jabatan dan posisi tidak menjadi ukuran utama, melainkan sejauh mana kader hadir membela masyarakat.

"Jika kebijakan pemerintah baik, kita jaga. Tapi jika menyakiti dan merugikan rakyat, kader PDI Perjuangan harus berjuang paling depan karena kita adalah harapan masyarakat," tutup Didit.



Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026