Jakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa institusinya akan memantau untuk menemukan indikasi adanya tindak pidana pasar modal guna menjaga ekosistem dunia saham.
"Kita terus ikuti siapa yang potensial untuk kemudian kita pantau lebih lanjut, khususnya terkait dengan tindakan-tindakan yang arahnya ke permainan saham gorengan," kata Kapolri usai acara Rapat Pimpinan Polri 2026 di kawasan Jakarta Timur, Selasa.
Sigit juga memastikan bahwa Polri akan terus memperhatikan dan mengikuti fluktuasi pasar modal.
Melalui langkah tersebut, jenderal polisi bintang empat itu berharap fundamental pasar saham bisa terjaga dengan baik.
"Di satu sisi kami mendorong untuk saham-saham fundamental terus bisa terjaga dengan baik sehingga kemudian fundamental dari pasar saham juga betul-betul bisa terjaga," ucapnya.
Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri baru-baru ini mengumumkan menangani tiga kasus tindak pidana pasar modal.
Kasus tersebut terkait PT Multi Makmur Lemindo, PT Narada Asset Manajemen, dan PT Minna Padi Aset Manajemen. Petinggi ketiga perusahaan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pewarta: Nadia Putri RahmaniUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026