Pangkalpinang (ANTARA) - Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia memantau ketersediaan LPG, BBM bersubsidi dan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna mencegah kelangkaan LPG dan pemadaman listrik menjelang Tahun Baru Imlek dan hari besar keagamaan lainnya.
"Hari ini kita mendatangi Pertamina dan PLN untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat menyambut hari besar keagamaan ini," kata Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya di Pangkalpinang, Kamis.
Ia menyatakan Komisi XII DPR sudah mengingatkan Dirut Pertamina dan PLN bahwa hari besar keagamaan di Kepulauan Bangka Belitung tidak hanya menyambut puasa ramadhan, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha tetapi juga Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 16 Februari 2026.
"Saya sudah bilang ke Dirut Pertamina, kalau di Kepulauan Babel hari besar keagamaan tidak hanya idul fitri dan idul adha tetapi tambah lagi satu yaitu imlek. Jangan sampai saat imlek, BBM kosong dan elpiji susah," ujarnya.
Ia menyatakan kunjungan seluruh Anggota Komisi XII DPR RI ke Pertamina dan PLN di Kota Pangkalpinang Kepulauan Babel kali ini, untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG bersubsidi menjelang hari besar keagamaan ini.
"Kami ingin memastikan problem yang namanya kelangkaan LPG bersubsidi di daerah ini berlarut-larut dan saya sudah memberikan ultimatum GM Pertamina MOR II Sumbagsel, kalau tidak bisa menyelesaikan masalah kelangkaan LPG tiga kilogram ini diganti saja," katanya.
Ia sudah menyampaikan kepada Dirut Pertamina agar GM-GM MOR yang tidak adaptif, responsif dan tidak memberikan kinerja dalam menyelesaikan masalah BBM dan elpiji itu sebaiknya dievaluasi saja," katanya.
Oleh karena itu, Komisi XII DPR datang secara lengkap untuk memonitor ketersediaan LPG, BBM dan listrik menjelang hari-hari besar keagamaan ini," demikian Bambang Patijaya.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026