Pangkalpinang (ANTARA) - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan vaksinasi kanker serviks bagi ASN dan masyarakat umum, guna menyukseskan program sejuta vaksin kanker serviks yang dicanangkan Dewan Kopri Nasional 2026.
"Kegiatan hari ini untuk menyukseskan sejuta vaksin kanker serviks," kata Kepala BPOM Kota Pangkalpinang Agus Riyanto di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan kegiatan vaksinasi kanker serviks hari ini sudah menjaring 150 peserta dan diperkirakan akan terus bertambah untuk menjalani vaksinasi kanker serviks di daerah ini.
"Hari ini kita membatasi 200 peserta saja dan akan dilanjutkan hari berikutnya, agar masyarakat di daerah ini terbebas dari kanker serviks," katanya.
Ia menyatakan dalam melaksanakan vaksinasi kanker serviks ini, BPOM Kota Pangkalpinang bekerja sama dengan pihak ketiga, sehingga ada kontribusi dari peserta vaksin ini.
"Vaksinasi ini tidak gratis dan para peserta vaksin diharuskan membayar Rp290.000 per orang untuk sekali vaksin," katanya.
Ia menyebutkan kegiatan vaksinasi ini akan dilakukan sebanyak tiga kali. Tahap pertama dilakukan bulan ini dan tahap pertama dilakukan dua bulan kedepannya dan tahap ketiga dilakukan enam bulan setelah tahap pertama vaksinasi kanker serviks ini.
"Biaya yang dikenai pada kegiatan vaksin kali ini sangat murah dibandingkan melakukan vaksin kanker serviks secara mandiri yang mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per sekali vaksin," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026