Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Academia, Business, and Government Collaboration di Kota Pangkalpinang, pada Kamis (11/12).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha untuk memiliki izin edar produk.
Kepala BPOM Pangkalpinang Agus Riyanto mengatakan memiliki izin edar produk dari BPOM penting bagi pelaku usaha khususnya pangan olahan terkemas untuk meningkatkan usahanya dengan memiliki izin edar produk.
"Jadi UMKM pangan olahan sektor makanan, minuman yang kami undang mungkin ada yang memiliki nomor izin edar skala industri rumah tangga, ada yang belum, melalui kegiatan ini kita coba dorong," katanya.
Ia menyebutkan dengan memiliki izin edar produk pelaku usaha dapat memasarkan produknya tidak hanya di sarana ritel tradisonal maupun modern namun juga juga ekspor.
Ia menyatakan bahwa produk pelaku usaha yang tidak memiliki izin edar produk tidak mendapatkan jaminan keamanan produk dari pemerintah.
"Jika tidak memiliki itu berarti keamanan produk tidak terjamin," katanya.
Ia menjelaskan sejauh ini kesadaran pelaku usaha di Kota Pangkalpinang untuk memiliki izin edar produk sudah cukup baik.
"Untuk skala industri rumah tangga itu sudah lumayan ya ada 500 produk tapi kita coba tingkatkan lagi," katanya.
Ia berharap melalui kegiatan ini dapat mendorong pelaku usaha untuk mengurus dan memiliki izin edar produk sehingga dapat memberikan jaminan keamanan bagi konsumen.
Pewarta: Chandrika Purnama DewiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026