Pangkalpinang (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan stok dan pendistribusian LPG bersubsidi di Wilayah Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjalan aman dan tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat.

"Kami berkomitmen menjaga distribusi LPG subsidi agar tepat sasaran," kata rea Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi dalam keterangan pers diterima LKBN ANTARA Babel di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan hasil inspeksi mendadak (sidak) LPG bersubsidi di Wilayah Bangka pada Jumat (13/2), secara umum operasional pangkalan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, dengan ketersediaan stok LPG 3 kilogram dalam kondisi aman serta distribusi dilakukan sesuai peruntukannya. 

Selain itu, penjualan LPG bersubsidi juga telah mengikuti HET yang ditetapkan pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, pangkalan diingatkan untuk terus memprioritaskan penyaluran kepada rumah tangga serta pelaku UMKM yang berhak agar subsidi energi tetap tepat sasaran.

Sidak dilaksanakan di beberapa pangkalan, di antaranya Pangkalan Aliman, Pangkalan Sadikin, pangkalan Rinaldi Renold, Pangkalan Zuriah, dan Pangkalan Karyanti. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan stok fisik, kesesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET), kelengkapan administrasi, serta memastikan penyaluran LPG 3 Kg dilakukan sesuai peruntukannya bagi rumah tangga sasaran dan pelaku usaha mikro yang berhak.

"Pengawasan rutin maupun sidak akan terus dilakukan sebagai langkah preventif guna meminimalisir potensi penyimpangan distribusi di lapangan," katanya.

Ia menyatakan selain pengawasan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyalurkan tambahan fakultatif (extra dropping) LPG 3 Kg di wilayah Bangka dalam jumlah ribuan tabung sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasokan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi dengan harga sesuai HET yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Informasi lokasi pangkalan resmi dapat diakses melalui laman ptm.id/infolpg3kg," katanya.

Ia menambahkan sebagai produk subsidi, LPG 3 kilogram ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Masyarakat mampu serta pelaku usaha non-mikro diimbau untuk menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas agar subsidi energi dapat tepat sasaran dan dinikmati oleh kelompok yang berhak.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat tetap terjaga dengan baik. Untuk informasi lebih lanjut maupun pengaduan terkait layanan dan distribusi LPG, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135,"" katanya.
 



Pewarta: Pers rilis
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026